Ditinggal Istri Jadi TKW, Pria di Blitar Nekat Gantung Diri

surabayapagi.com
Petugas melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Seorang laki-laki asal Desa Kebonduren Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar mengakhiri hidupnya dengan gantung diri pada Jumat (26/3).

Baca juga: Warga Desa Tambakrejo Blitar di Temukan Tewas Tenggelam saat Memancing di Laut

Kejadian tersebut dibenarkan Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Iptu Rochan seijin Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan, menurutnya bahwa Budi Widodo (korban) pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya sekitar pukul 06.30 WIB, karena saksi merasa curiga karena adiknya kok belum keluar rumah karena tidak seperti biasanya, dengan sengaja saudara kandungnya ini  menengok rumah korban karena curiga korban tak kunjung keluar rumah meski sudah pagi.

“Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan posisi menggantung di ruang tamu dekat almari dengan menggunakan seutas tali tambang plastik warna biru, melihat kondisi adiknya selanjutnya saksi minta bantuan warga untuk menurunkan korban. Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada perangkat Desa Kebonduren dan diteruskan ke Polsek Ponggok,” jelas Rochan.

Baca juga: Pria di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Jambu

Berdasarkan hasil identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Dan menurut dari keterangan keluarga menyebutkan korban selama ini tinggal sendirian di rumah tersebut sedang anak anaknya dititipkan di rumah saudaranya di Kecamatan Srengat. Sedangkan sang istri pergi merantau sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW).

“Keterangan lain yang dapat diduga sebagai penyebab korban melakukan gantung diri adalah depresi masalah keluarga,” pungkas Iptu Rochan mendamlingi Kapolsek Ponggok AKP Sony Suhartanto. Les

Baca juga: Palang Pintu Rel KA JPL 206 KM 128 Ditutup, Pasca Benturan KA dan Motor

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru