SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Setelah tutup selama 11 hari selama masa libur lebaran, wisata Gunung Bromo akan kembali dibuka.
Kendati demikian, warga dan wisatawan diminta waspada terhadap jalanan ambles menuju tempat wisata tersebut.
Baca juga: Tarif Jip Terancam Naik, Pasca Akses Jemplang Ditutup Imbas Kebakaran Bromo
Meski sudah ada tanda peringatan jalan ambles, namun, karena lokasi yang minim penerangan tak menutup kemungkinan wisatawan akan luput mengetahui peringatan jalan ambles tersebut.
Beberapa titik jalan ambles diantaranya di Desa Wonokerto dan Desa Sapi Kerep.
Menurut salah seorang warga Tengger, Poniman, amblesnya beberapa badan jalan menuju Gunung Bromo terjadi sejak beberapa bulan lalu. Ia berharap pemerintah segera memperbaikinya, agar tidak membahayakan warga sekitar maupun wisatawan.
Baca juga: Teror Bondet Hantui Warga di Probolinggo, Tembok Rumah Sampai Jebol
"Sudah lama jalan ambles ini. Amblesnya jalan saat musim hujan kemarin. Dan berharap ke pemerintah baik pemerintah daerah atau pemerintah pusat, segera memperbaiki jalan rusak. Karena sangat berbahaya bagi keselamatan warga maupun pengunjung wisata Gunung Bromo," ujar Poniman, Senin (24/5/2021).
Meski wisata Gunung Bromo telah kembali dibuka, petugas baik dari pihak pengelola TNBTS, Pemkab Probolinggo dan Polres Probolinggo berharap para wisatawan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Baca juga: Melek Robotika, Dispersip Probolinggo Cetak Guru Mengajar Berbasis STEAM
Editor : Moch Ilham