Puluhan Hewan Mati di Tulungagung karena Antraks

surabayapagi.com
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Misteri kematian puluhan hewan ternak milik warga di Desa Sidomulyo Tulungagung akhirnya terkuak. 

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, dalam penelitian yang dilakukan Kementan dan Balai Besar Veteriner menemukan sapi positif antraks.

Baca juga: Rehabilitasi Jembatan Junjung Tulungagung Ditargetkan Rampung Desember 2026

Hal tersebut diketahui setelah tim Balai Besar Veteriner serta Kementan melakukan pengujian sampel sapi yang telah mati. Tak hanya itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap 44 sapi hidup.

“Hasil dari pemeriksaan sampel sapi yang mati tadi positif antraks. Kemudian yang 44 dalam keadaan sehat,” ujar Maryoto, Jum’at (4/6).

Baca juga: Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Hewan ternak yang dinyatakan positif terpapar antraks merupakan sapi potong. Terkait temuan itu, Pemkab Tulungagung langsung mengambil langkah penanganan agar kasus serupa tidak kembali terjadi dan tidak meluas ke daerah lain. Dinas Peternakan juga telah mendirikan posko kesehatan hewan di Desa Sidomulyo.

"Kami juga melakukan sterilisasi di sekitar lokasi kandang dengan formalin," jelasnya.

Baca juga: Tulungagung Catat Tren Positif, Realisasi PAD Program Parkir Berlangganan Capai 21 Persen

Maryoto juga memerintahkan jajaran Dinas Peternakan untuk melakukan edukasi dan pembinaan terhadap para peternak di Sidomulyo dan sekitarnya.

“Kami menghimbau agar para peternak lebih berhati-hati. Nah karena sudah ada posko, kami harap ketika ada apa-apa segera lapor ke posko,” jelasnya.

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru