Pasang Galvalum Masjid, Pekerja Bangunan Tewas Tersetrum

surabayapagi.com
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo - Nahas menimpa Muhammad Jupri Yunus. Pekerja bangunan asal Desa Babadan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung itu tewas tersetrum saat memasang baja ringan (galvalum) dalam pembangunan Masjid Daarun Najah.

Kapolsek Sooko, AKP Supardi menjelaskan tewasnya pekerja itu diketahui oleh salah satu saksi bernama Imam Ashari.

Baca juga: Tradisi Ngabuburit di Pasar Ramadhan Lengkong Jadi Magnet Ekonomi Warga Ponorogo

Menurutnya, korban melakukan pengerjaan pemasangan kerangka atap baja ringan (galvalum). Saat memasang, korban berteriak.

"Saat melakukan pengerjaan pemasangan kerangka atap baja ringan (galvalum), korban teriak "Ya Allah, aku kesetrum," kata Supardi menirukan keterangan saksi, Selasa (8/6/2021).

Saksi yang mendengar teriakan kemudian segera mencabut stop kontak yang menghubungkan dengan mesin bor serta menolong korban.

Baca juga: Sempat Absen, Festival Reog Ponorogo Kembali Masuk Jajaran Unggul KEN 2026

"Saksi pun berusaha menolong korban dibantu pekerja lain serta warga sekitar," ujar dia.

Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi dan bersama-sama kemudian menurunkan korban dari atap untuk kemudian dibawa ke Puskesmas Sooko.

"Dari hasil pemeriksaan Puskesmas Sooko, korban mengalami luka bakar di bagian perut sebelah kiri," paparnya.

Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit di Ponorogo Melonjak Tembus Rp 78 Ribu per Kg

"Pihak keluarga yang dihubungi menerima kejadian tersebut dan tidak akan menuntut kepada pihak manapun," tandasnya.

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Senin, 09 Mar 2026 20:36 WIB
Berita Terbaru