Heboh! Remaja di Ponorogo Tiba-tiba Jatuh ke Sumur Sedalam 25 Meter Dalam Rumah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim BPBD saat mengevakuasi seorang remaja yang terjatuh ke sumur sedalam sekitar 25 meter di Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. SP/ PNG
Tim BPBD saat mengevakuasi seorang remaja yang terjatuh ke sumur sedalam sekitar 25 meter di Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini terjadi peristiwa yang membuat cemas warga sekitar bahkan pihak keluarga lantaran ditemukan remaja terjatuh ke sumur sedalam sekitar 25 meter yang masih berisi air di Dukuh Tenggang Krajan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan. Peristiwa itu diketahui setelah korban tiba-tiba tidak terlihat saat kegiatan bersih-bersih berlangsung.

Melihat laporan warga sekitar, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, mulai mengevakuasi korban bernama Abimanyu (15) terjatuh saat membantu ayahnya membersihkan rumah lama milik keluarga yang sebelumnya dikontrakkan. Beruntung, korban berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup dan langsung mendapatkan penanganan medis.

"Laporan kami terima sekitar pukul 09.00 WIB. Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan berada di dasar sumur dengan kedalaman kurang lebih 25 meter," ujar Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo Masun, Senin (08/06/2026).

Saat proses evakuasi, petugas menggunakan metode vertical rescue karena kondisi sumur yang sempit dengan diameter kurang dari satu meter. Untuk proses penyelamatan dilakukan secara hati-hati mengingat kedalaman sumur dan terbatasnya ruang gerak petugas di dalam sumur. "Tim harus menurunkan personel ke dalam sumur untuk memasang perlengkapan pengaman sebelum korban dievakuasi ke permukaan," ujarnya.

Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam hingga korban berhasil diangkat ke atas dalam keadaan selamat. Setelah itu, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

BPBD menduga insiden tersebut terjadi karena adanya sumur yang sedang dalam proses perbaikan di dalam rumah. Kondisi bangunan yang telah lama dikontrakkan membuat pemilik tidak mengetahui perubahan pada bagian lantai maupun area sekitar sumur. "Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi bangunan dan menutup area berbahaya saat dilakukan perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan, sejumlah…

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Sebanyak 12 tim dari Indonesia, Thailand, dan Vietnam bertarung dalam Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2…

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sugihan, Kecamatan S…

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Janji Pemkab Sidoarjo untuk memberikan dana Bantuan Khusus Keuangan (BKK) Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin, masuk tahap r…

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Harga daging sapi yang biasanya berada di kisaran Rp120.000 per kilogram, kini di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyentuh…

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti progres proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Munjungan-Prigi yang kini terus dikebut, Pemerintah Kabupaten…