SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah mengingatkan langkah antisipatif di tengah pandemi belum berakhir. Terutama mengantisipasi melonjaknya pasien. Saat ini ada lonjakan signifikan atas kasus covid di Bangkalan.
Surabaya sebagai daerah yang bersinggungan langsung cukup riskan akan penyeberan covid ini. "Masih akan saya cek kebenarannya. Informasinya banyak RS mulai penuh. Jangan sampai ada pasien covid ditolak karena bed mencukupi," kata Laila.
Baca juga: Ekonomi Surabaya Tumbuh 5,87 Persen pada 2025, Pemkot Fokus Kembangkan Ekraf dan Pariwisata Kota
Ketersediaan bed dan kamar di RS bagi pasien covid diperlukan. Tidak saja untuk memenuhi tata laksana klinis, tapi juga untuk menjadikan pasien mendapat layanan demi meningkatkan imun dan Psikis mereka.
Kalau ada pasien ditolak karena alasan bed penuh akan sangat memukul pasien dan keluarga. Pemkot Surabaya melalui Dinkes, perkumpulan seluruh RS, serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) harus menyikapi ancaman lonjakan pasien tersebut.
Sementara itu, hasil Penyekatan Suramadu sudah banyak warga yang terkonfirmasi positif. Selanjutnya mereka harus dilakukan isolasi. Jika mereka yang bergejala klinis akan dirujuk ke RS.
Baca juga: Tindaklanjuti Instruksi Mendagri, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Piket dan WFA saat Lebaran
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony yang turun ke lokasi Penyekatan banyak menemukan warga yang dengan kesadaran ingin di-Swab. "Kesadaran ini bisa diperluas di masyarakat," kata Thony.
Politisi Gerindra ini mengapreaiasi warga dengan sadar dan tidak ada pemaksaan melalukan Swab. Diakui dulu awal-awal pandemi, swab menakutkan. Sekarang swab ini menjadi kebutuhan.
Baca juga: Viral Truk Bawa Sampah Berserakan, DLH Surabaya: Armada Pengangkut Wajib Tertutup dan Laik Jalan
“Kami juga melihat di Penyekatan Suramadu juga makin banyak yang datang untuk swab. Mereka tidak perlu dihentikan oleh pak polisi, tetapi mereka parkir dan langsung swab,” kata Thony.
Kesadaran masyarakat ini harus menjadi contoh bagi masyarakat yang lainnya. Ada kesadaran bahwa swab itu bukan sesuatu yang membahayakan. Justru ini langkah awal penyelamatan. Alq
Editor : Moch Ilham