Malaysia Mulai Kembangkan Vaksin Covid-19 mRNA

surabayapagi.com
Menteri Kesehatan Malaysia Adham Baba menjelaskan vaksin buatan Malaysia bertipe mRNA akan diluncurkan. SP/Harianbernama

SURABAYAPAGI.com, Kuala Lumpur - Menteri Kesehatan Malaysia Adham Baba mengatakan kini kembangkan vaksin Covid-19 dengan metode messenger ribonucleic acid (mRNA).

Mengutip dari situs resmi penanggulangan Covid-19 Malaysia, Minggu (27/6/2021), pengembangan vaksin dengan metode mRNA itu dilakukan melalui kerja sama Institut Kajian Medis (IMR) dan Universitas Putra Malaysia (UPM).

Baca juga: Pj Sekdaprov Jatim Bahas Kerjasama Bidang Pendidi

Vaksin tersebut mulai dikembangkan sejak November tahun lalu, dan kini telah masuk tahap pengkloningan varian asal virus serta varian lain dari SARS-CoV2 (Covid-19).

“Setelah ini selesai, kajian preklinis pada hewan besar dan kecil akan dilakukan sebelum kajian klinis pada manusia dilakukan," ujar Adham Baba, Menkes Malaysia dalam konferensi pers di ibu kota Malaysia, Putrajaya, kemarin.

Baca juga: Magister TP UNESA Roadshow Pelatihan Guru Indonesia Malaysia 

Terkait pelaksanaan vaksinasi, hingga awal pekan ini, sudah 5,8 juta warga Malaysia yang disuntik vaksin Covid-19.

Sebagai informasi, vaksin jenis mRNA adalah jenis baru yang kandungannya berbeda dengan yang lain. Untuk diketahui, vaksin pada umumnya mengandung virus atau kuman penyebab penyakit yang telah dilemahkan atau dimatikan. Namun,vaksin dengan jenis mRNA tidak menggunakan virus atau kuman yang dilemahkan atau dimatikan.

Baca juga: Penjaminan Mutu Sekolah Pascasarjana UNESA beri Pelatihan Sekolah Indonesia Malaysia

Vaksin mRNA mengandung komponen materi genetik yang direkayasa agar menyerupai kuman atau virus tertentu. Hal tersebut bertujuan agar vaksin tersebut dapat memicu reaksi kekebalan tubuh layaknya virus dan kuman yang dilemahkan pada vaksin biasa. n cn/rmc

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru