SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Mengantisipasi kasus sebaran konfirmasi positif covid-19 di Gresik yang terus melonjak, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyiapkan tempat pemakaman baru.
Pasalnya, bupati mendapat laporan bahwa pemakaman di suatu wilayah di Gresik sudah penuh. Laporan tersebut didapatinya saat rapat koordinasi (Rakor) penetapan PPKM Darurat pada Kamis (1/7).
Baca juga: Pemkab Gresik Salurkan 200 Becak Listrik untuk Pembecak Lansia
“Kami harus mengambil sikap dan sudah memerintahkan Asisten untuk mencari lahan tanah negara dan merupakan asset Pemkab Gresik untuk pemakaman umum baru. Alhamdulillah sudah mendapat lahan untuk makam baru,” ungkapnya Jum’at (2/7).
Ia menyebutkan, selain permasalah lahan makam yang penuh, sejumlah instalasi gawat darurat di rumah sakit tidak menerima pasien karena fokus menyembuhkan pasien covid-19.
Ketersediaan tempat tidur sudah penuh termasuk menambah 200 tempat tidur baru di sejumlah rumah sakit rujukan di Gresik.
“Hampir semua rumah sakit sudah mulai menolak pasien. Faktanya akhir-akhir ini banyak yang meninggal,” ucap Bupati.
Baca juga: Ombudsman RI Anugerahkan Opini Kualitas Tertinggi kepada Pemkab Gresik
Berdasarkan data dari satgas covid-19 Gresik pada 1 Juli 2021 angka pasien terpapar covid-19 tembus 6 ribu sejak awal wabah pada Maret 2020 lalu.
Ledakan jumlah pasien terjadi seminggu belakangan ini.
Masih merujuk data Satgas covid-19 Gresik kurun waktu 5 hari terakhir, mulai 27 Juni hingga 1 Juli 2021, terjadi penambahan 120 kasus baru terakumulasi menjadi 6.022 kasus ; sembuh bertambah 52 menjadi 5.414 kasus.
Baca juga: Pemkab Gresik Perkuat Perlindungan Anak PMI Lewat Penyerahan Dokumen Asal Usul dan Adminduk
Kemudian meninggal dunia bertambah 9 kasus menjadi 372 kasus, dan isolasi tercatat 236 orang.
Para pengelola wisata di Gresik pun sepakat untuk tutup menekan angka penyebaran Covid-19.
Editor : Moch Ilham