Dulang Rupiah dari Bisnis Sepatu dan Jaket Lukis

surabayapagi.com
Imsak Ami Gustra saat menyelesaikan lukisan sepatu pesanan konsumennya. SP/ TLG

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Hobinya menggambar mengantarkan Imsak Ami Gustra yang merupakan seorang pelukis (29) untuk terjun ke dunia bisnis sepatu serta jaket lukis untuk mendulang rupiah. Lantaran tak dapat membagi waktu antara membuat mural dengan pekerjaan sebagai barista.

Pemuda yang akrab disapa Gatra pun mencoba melukis sepatunya sendiri dan dia kenakan sehari-hari. Terutama saat bekerja. Tak disangka, sepatu kets hasilnya melukis mendapat respons dari teman-temannya. “Dari situ akhirnya teman-teman banyak yang suka dan mulai tanya-tanya. Akhirnya saya memberanikan diri untuk membuka jasa lukis,” terangnya.

Baca juga: Menteri UMKM Minta Tambahan Anggaran Rp 1,5 Triliun

Gatra itu menggunakan sepatu kets berbahan kanvas berwarna polos yang nantinya akan ia lukis sesuai dengan pesanan konsemen. “Ini salah satu sepatu hasil lukis saya sendiri,” ujarnya.

Berkat kepopuleran sepatu lukisnya tersebut, ia pun mulai mencari-cari jenis cat lukis yang cocok digunakan untuk sepatu. Selain agar cat dapat menempel pada sepatu, dia harus mencari jenis cat yang tidak merusak kualitas dari sepatu itu sendiri. Sebab, tak jarang beberapa pelanggan merasa ragu akan keawetan cat dari sepatu lukis.

Baca juga: Dari Jualan Lewat WhatsApp, UMKM Binaan Petrokimia Gresik Kini Produksi 100 Botol Temulawak per Hari

Untuk proses pengerjaan, dia memerlukan waktu setidaknya 3-4 hari. Mulai dari proses pengecatan dasar, gambar sketsa desain, pewarnaan, outline, hingga finishing dan siap dikenakan pembeli. Karena dikerjakan langsung atau handmade dengan ciri khas tersendiri maupun sesuai pesanan konsumen.

Khusus sepatu lukis, Gatra hanya menjual jasa lukis. Sementara untuk jaket, dia mampu menjual jasa sekaligus barang. Ini karena membeli sepatu harus mengutamakan kenyamanan pembeli. “Karena tidak semua jenis sepatu bisa dilukis, hanya tertentu saja. Seperti berbahan kanvas atau kulit,” imbuhnya.

Baca juga: BPKAD Usulkan Kenaikan Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Tulungagung

Rencananya, Gatra ingin melebarkan sayap bisnisnya untuk merambah ke masker lukis. Ini karena kebutuhan akan masker semakin tinggi. Selain itu, muncul berbagai jenis masker yang unik dan fashionable. “Inginnya coba ke masker lukis. Namun masih harus riset dulu karena bagaimana memilih kain yang bisa dilukis, tapi tetap mampu melindungi dari paparan virus.  Dsy1

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB
Selasa, 16 Jun 2026 18:37 WIB
Selasa, 16 Jun 2026 18:35 WIB
Selasa, 16 Jun 2026 18:29 WIB
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru