SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebanyak 19 mahasiswa yang tergabung dalam kelompok 19 Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) mengadakan kuliah kerja nyata ( KKN) di Desa Bajulan Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun mulai tanggal 3 hingga 28 Februari 2022. Kali ini sasaran prioritas program kerja adalah pencegahan stunting dengan menerapkan pola Makanan Pendamping Air susu Ibu (MP-ASI).
MP ASI adalah makanan atau minuman yang mengandung zat gizi untuk diberikan kepada bayi atau anak usia 6-24 bulan guna memenuhi kebutuhan gizi selain ASI.
Pada program kerja KKN-T KKBPK Kelompok 19 universitas PGRI Madiun (UNIPMA ) mengusulkan program kerja yaitu pembuatan menu MP-ASI untuk usia 6 bulan, 8 bulan, dan 1 tahun.
Hal ini disetujui oleh kepala desa di Desa Bajulan , bahkan sosialisasi dan praktek pembuatan MP-ASI dibantu oleh Desa Bajulan dengan program desa. Program ini difokuskan pada Ibu yang memiliki bayi dan Ibu hamil di Desa Bajulan dengan memberikan praktik pembuatan dan sosialisasi pentingnya akan kebutuhan gizi pada ibu dan bayi.
Kegiatan pelatihan pembuatan MP-ASI bertujuan agar terpenuhnya gizi bayi maupun Ibu dan agar terhindar dari stunting. Kegiatan yang dilakukan di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun terlaksana dengan baik dengan respon peserta yang baik, kegiatan ini juga terlaksana dengan baik berkat Ibu PKK Desa Bajulan.
Ibu PKK Desa Bajulan menyajikan menu yang bervariasi agar bisa di nikmati oleh bayi kelak saat Ibunya sendiri mampu menerapkan menu yang sama untuk balitanya. ( Aan/opy)
Editor : Redaksi