DPRD Gresik Minta Bank Gresik Perbanyak Cabang

surabayapagi.com
Dua anggota DPRD Gresik Taufiqul Umam dan Achmad Ubaidi saat menggelar sosialisasi peraturan daerah di Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu. SP/Grs

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Anggota Komisi IV DPRD Gresik Taufiqul Umam dan anggota Komisi III Achmad Ubaidi meminta agar Perumda BPR Bank Gresik membuka cabang di wilayah Gresik Utara. Yakni di Kecamatan Sidayu dan Panceng. 

Pesan itu disampaikan kedua anggota DPRD Gresik asal Sidayu dan Ujungpangkah saat sosialisasi Perundang-undangan di Desa Wadeng, Sidayu, Ahad (22/5).

Baca juga: Diduga Sarat Kejanggalan, BPN Gresik Diminta Bongkar Warkah SHGB Pabrik Mie Sedap

Menurut Taufiqul Umam, dengan disahkanya Perda Kabupaten Gresik Nomor 17 Tahun 2022 tentang Kredit Lunak Bagi Usaha Mikro, seharusnya Bank Gresik menjemput bola dengan membuka cabang atau kantor kas di berbagai kecamatan. Khususnya di Gresik Utara.

"Jumlah UMKM di wilayah utara kan bisa ratusan hingga ribuan, sehingga saya minta agar Bank Gresik membuka cabang di Kecamatan Sidayu dan Panceng," pinta Taufiq.

Bank Gresik sendiri memiliki kantor pusat di Jl Basuki Rahmat Gresik. Sedangkan cabang atau kantor kas ada di Kecamatan Menganti dan Bungah.

Baca juga: DPRD Gresik: Pembongkaran Asrama VOC Bukan Kelalaian Tapi Tindakan Kejahatan, PT Pos Terancam Dipidanakan

Ditambahkan anggota dewan asal Desa Ngimboh, Kecamatan Ujungpangkah ini, jika tujuan baik perda untuk membantu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tak direspons dengan baik. Tentu masyarakat lebih memilih pinjam di bank titil atau rentenir.

"Untuk itu akses permodalan bagi UMKM harus dipermudah. Jangan sampai gara-gara kantor Bank Gresik yang jauh, orang malas untuk datang," ungkapnya.

Senada, anggota Komisi III DPRD Gresik Achmad Ubaidi menjelaskan, dengan adanya perda terkait pinjaman lunak kini pelaku UMKM dapat meminjam hingga Rp10 juta di Bank Gresik dengan bunga ringan.

Baca juga: Freeport Gaungkan Budaya K3 di Tiga Wilayah Operasi Selama Bulan K3 Nasional 2026

"Pelaku UMKM dapat meminjam uang untuk tambahan modal usaha di Bank Gresik dengan bunga 6 persen per tahun," ujar Ubaidi.

Persoalan modal, lanjut Ubaidi, memang seringkali menjadi kendala bagi UMKM untuk berkembang dan maju. Padahal UMKM biasanya mampu menyerap banyak tenaga kerja. "Besar harapan kami, adanya kemudahan pinjaman bisa menjadikan UMKM di Gresik semakin sukses," tambah pria asal Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu. 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru