Menuju MBG Berkualitas, DPRD Gresik Dorong Standarisasi Dapur dan Perlindungan Tenaga Kerja

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muchammad Zaifuddin (tengah) saat memimpin sebuah rapat komisi. SP/Maidid
Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muchammad Zaifuddin (tengah) saat memimpin sebuah rapat komisi. SP/Maidid

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen pemerintah dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat dukungan dan pengawalan serius dari DPRD Kabupaten Gresik. Melalui Komisi IV, DPRD memastikan seluruh tahapan persiapan program strategis nasional tersebut berjalan sesuai standar, baik dari aspek perlindungan tenaga kerja maupun kualitas keamanan pangan yang akan diterima para siswa.

Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muchammad Zaifuddin, menegaskan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan bergizi kepada peserta didik, tetapi juga dari tata kelola operasional yang profesional, aman, dan berpihak pada kesejahteraan para pekerja yang terlibat.

Menurutnya, seluruh tenaga kerja yang nantinya bertugas di dapur-dapur MBG harus mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui kepesertaan aktif BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Tenaga kerja di dapur MBG harus memiliki BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Ini menjadi kewajiban yang harus dipenuhi,” tegas Muchammad Zaifuddin.

DPRD Gresik menilai langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus memberikan perlindungan sosial yang layak bagi masyarakat yang terlibat dalam program nasional tersebut. 

Bahkan, pembiayaan kepesertaan jaminan sosial dinilai memungkinkan untuk diakomodasi melalui anggaran operasional yang telah disiapkan pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain aspek ketenagakerjaan, Komisi IV juga memberikan perhatian besar terhadap penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan pada setiap unit dapur MBG. Hal ini dilakukan untuk memastikan makanan yang disajikan kepada siswa memenuhi standar kualitas dan kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Salah satu fasilitas yang diwajibkan tersedia adalah chiller atau lemari pendingin khusus untuk menyimpan sampel makanan yang telah didistribusikan. Keberadaan fasilitas tersebut berfungsi sebagai sistem retensi sampel guna mendukung proses pengawasan dan evaluasi apabila sewaktu-waktu diperlukan pemeriksaan keamanan pangan.

Tak hanya itu, setiap dapur juga didorong menggunakan peralatan modern yang mendukung proses seleksi bahan baku secara lebih akurat dan higienis, termasuk mesin pengecekan kualitas telur sebelum digunakan dalam proses produksi makanan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan dapur yang tidak hanya berorientasi pada jumlah distribusi makanan, tetapi juga mengedepankan standar mutu, kebersihan, dan keamanan pangan secara menyeluruh.

Dalam rangka memperkuat transparansi dan akuntabilitas, pengelolaan dapur MBG juga akan didukung sistem pemantauan berbasis teknologi. Sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN), setiap dapur produksi nantinya akan dilengkapi kamera pengawas (CCTV) yang terhubung langsung dengan pusat pemantauan nasional.

“Kami mendapat instruksi dari BGN Pusat agar CCTV di setiap dapur MBG terkoneksi langsung dengan pusat. Rencana ini akan mulai dilaksanakan pada Juli 2026,” ujar Zaifuddin.

Penerapan sistem pengawasan digital tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan program sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelaksanaan MBG di daerah.

Melalui berbagai langkah pengawalan yang dilakukan DPRD Gresik, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berjalan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. 

Tidak hanya memberikan manfaat berupa asupan gizi berkualitas bagi anak-anak sekolah, program ini juga diharapkan mampu menciptakan ekosistem kerja yang aman, sehat, dan terlindungi bagi para pekerja lokal yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi utama untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas melalui program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Gresik. did

Berita Terbaru

DPR Bahas Kondisi Ekonomi RI dengan Menteri

DPR Bahas Kondisi Ekonomi RI dengan Menteri

Jumat, 25 Sep 2026 08:17 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad hari ini menggelar rapat koordinasi bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan…

Trump Ajak Makan Jinping, Dibarengi Orang Terkaya

Trump Ajak Makan Jinping, Dibarengi Orang Terkaya

Jumat, 25 Sep 2026 08:15 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Washington - Luar biasa sambutan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjamu Presiden China Xi Jinping ,pada hari Kamis waktu…

Aset Wali Kota Madiun Non Aktif, Dirupakan Alfamart

Aset Wali Kota Madiun Non Aktif, Dirupakan Alfamart

Jumat, 25 Sep 2026 08:13 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan t…

KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur

KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur

Jumat, 25 Sep 2026 08:10 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur, terkait…

Mendiktisaintek Kaget Biaya Gratiskan PTN Rp 93,7 Triliun

Mendiktisaintek Kaget Biaya Gratiskan PTN Rp 93,7 Triliun

Jumat, 25 Sep 2026 08:07 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kemdiktisaintek RI dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR pada Senin (21/9/2026) telah menyebut anggaran yang dibutuhkan untuk…

Penggunaan Uang Kartal Melambat

Penggunaan Uang Kartal Melambat

Jumat, 25 Sep 2026 08:05 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan uang kartal, baik uang kertas maupun logam, mulai melambat seiring semakin banyaknya…