Parade Budaya Berdesakan, Nenek-Nenek Hampir Terjatuh

surabayapagi.com
Suasana Parade Bunga yang penuh sesak dengan penonton.

SURABAYA PAGI, Surabaya. Ramainya pertunjukan yang bertajuk "Surabaya Vaganza" ini tentunya menarik bagi masyarakat Surabaya. Acara parade budaya yang terletak di Jl.Tunjungan ini dimulai sejak pukul 18.00 WIB.

Karena ramainya pengunjung, salah satu nenek-nenek terjengkang saat sedang menonton pertunjukan Reog Ponorogo karena adanya dorongan dari Satpol-PP setempat.

Baca juga: Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Namun, anak dari nenek tersebut sudah mencegahnya dari belakang. Lalu untuk kedua kalinya, saat pertunjukan dari Pakraman Madya Surabaya, nenek tersebut hampir terjatuh bersama anaknya yang bernama Dina.

Baca juga: DPRD Surabaya Buka Opsi Baru: Tol Tengah Kota Dipindah ke Timur

"Udah pulang saja, aku malah takut kenapa-kenapa," ucapnya. Namun nenek tersebut menolak, permintaannya dan tetap menonton.

Para penonton sendiri merasa terganggu dengan desakan-desakan dari Satpol-PP. Adanya desakan tersebut juga bukan tanpa alasan, melainkan untuk membuat jalan keluar bagi para peserta yang menampilkan kebudayaan.

Baca juga: Kuasa Hukum Santoso Utomo Tjioe Hormati Sikap JPU dan Serahkan Penilaian Eksepsi kepada Majelis Hakim

"Tadi awalnya sih duduk ya, tetapi tiba-tiba disuruh minggir soalnya ada reog," ucap Adi, selaku pengunjung Parade Budaya.aks

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru