SURABAYA PAGI, Surabaya. Ramainya pertunjukan yang bertajuk "Surabaya Vaganza" ini tentunya menarik bagi masyarakat Surabaya. Acara parade budaya yang terletak di Jl.Tunjungan ini dimulai sejak pukul 18.00 WIB.
Karena ramainya pengunjung, salah satu nenek-nenek terjengkang saat sedang menonton pertunjukan Reog Ponorogo karena adanya dorongan dari Satpol-PP setempat.
Baca juga: Puluhan Masa Yayasan Masjid Rahmat Surabaya Tuntut Pengembalian Tanah Wakaf di Pandigiling
Namun, anak dari nenek tersebut sudah mencegahnya dari belakang. Lalu untuk kedua kalinya, saat pertunjukan dari Pakraman Madya Surabaya, nenek tersebut hampir terjatuh bersama anaknya yang bernama Dina.
Baca juga: Cari Figur Berintegritas, Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031
"Udah pulang saja, aku malah takut kenapa-kenapa," ucapnya. Namun nenek tersebut menolak, permintaannya dan tetap menonton.
Para penonton sendiri merasa terganggu dengan desakan-desakan dari Satpol-PP. Adanya desakan tersebut juga bukan tanpa alasan, melainkan untuk membuat jalan keluar bagi para peserta yang menampilkan kebudayaan.
Baca juga: 2.000 Unit RTLH di Surabaya Terima Manfaat Bantuan Program BSPS 2026
"Tadi awalnya sih duduk ya, tetapi tiba-tiba disuruh minggir soalnya ada reog," ucap Adi, selaku pengunjung Parade Budaya.aks
Editor : Redaksi