Semester I 2022, Realisasi Dana APBN yang Dikelola KPPN Sidoarjo Capai Rp 2,6T

surabayapagi.com
Dr. Kurniadi Wismo Nugroho, S.E., Ak., M.Si., CA.

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Realisasi penyerapan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dikelola 77 Satuan Kerja (Satker) lingkup Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sidoarjo pada Semester I Tahun 2022 sebesar Rp2,61 triliun atau 41,73�ri total pagu sebesar Rp6,25 triliun.

Dr. Kurniadi Wismo Nugroho, S.E., Ak., M.Si., CA, Kepala KPPN Sidoarjo, menyampaikan bahwa realisasi penyerapan anggaran tersebut terinci ke dalam lima jenis belanja, yaitu Belanja Pegawai, Belanja Barang, Belanja Modal, Belanja Sosial dan Transfer.

Baca juga: APBN 2026 Resmi Disahkan, Pemerintah Prioritaskan Pendidikan dan Ketahanan Nasional

“Belanja Transfer mencatakan realisasi belanja tertinggi di Kabupaten Sidoarjo, yaitu sebesar Rp361,75 miliar  atau 52,21�ri alokasi pagu sebesar Rp692,88 miliar. Belanja Transfer terdiri dari DAK Fisik, DAK Non Fisik dan Dana Desa. Realisasi terbesar berasal dari DAK Non Fisik yaitu sebesar Rp186,10 miliar atau 51,44�ri total penyerapan Belanja Transfer sebesar Rp361,75 miliar. DAK Non Fisik ini dipergunakan untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan BOP Kesetaraan yang dikelola oleh Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Porsi Belanja Transfer terbesar kedua disalurkan untuk Dana Desa sebesar Rp 170,87 miliar atau 47,24�ri total penyerapan Belanja Transfer sebesar Rp361,75 miliar dan yang terakhir disalurkan untuk DAK Fisik sebesar Rp4,77 miliar atau 1,32�ri total penyerapan Belanja Transfer sebesar Rp361,75 miliar” ujarnya.

Selanjutnya, beliau menyampaikan Belanja Pegawai menempati urutan kedua penyerapan anggaran di Kabupaten Sidoarjo, yaitu sebesar Rp1,47 triliun atau 45,49�ri alokasi pagu sebesar Rp3,22 triliun, disusul secara berurutan untuk Belanja Barang sebesar Rp502,04 miliar atau 36,31�ri alokasi pagu sebesar Rp1,38 triliun, Belanja Modal sebesar Rp276,03 miliar atau 29,16�ri alokasi pagu sebesar Rp946,76 miliar dan terakhir Belanja Sosial yang merupakan jenis belanja dengan tingkat realisasi terendah jika dibandingkan dengan jenis belanja lainnya yakni sebesar Rp10,5 juta atau 21�ri alokasi pagu sebesar Rp50 juta.

Baca juga: APBN Hingga Februari 2025 Defisit Rp 31,2 Triliun, Masih Target Desain Menkeu

 “Bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, terdapat pertumbuhan penyerapan dana APBN sebesar 0,32�ri realisasi Semester I Tahun 2021 sebesar Rp2,34 triliun atau 41,51�ri total pagu sebesar Rp5,63 triliun,” katanya mengomentari penyerapan anggaran Semester I Tahun 2022.

Memperhatikan realisasi belanja yang masih belum mencapai 50% pada Semester I tahun 2022, Kepala KPPN Sidoarjo dan jajaran terus mendorong para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pemerintah Daerah untuk mengakselerasi penyerapan anggaran dengan segera melakukan kegiatan dan/atau pengadaan barang/jasa yang sudah direncanakan sesuai jadwal.

Baca juga: Jatim Penopang Perekonomian Terbesar Kedua di Pulau Jawa

“Sosialisasi, koordinasi dan pendampingan kepada Satker dan Mitra Kerja KPPN Sidoarjo, baik secara daring maupun tatap muka, senantiasa dilakukan guna mendorong akselerasi penyerapan anggaran. Dengan akselarasi penyerapan anggaran ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo.”tutupnya. Sg

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru