SURABAYAPAGI, Surabaya - Ciri khas pecinan di Surabaya adalah Kya-Kya. Pekan ini diperkirakan Sabtu (10/9/2022) dan Minggu (11/9/2022) acara yang terletak di Kembang Jepun ini dibuka kembali oleh Pemkot Surabaya.
Ornamen-ornamen khas Tionghoa nampak telah dipasang sepanjang jalan ini. Mulai dari lampion-lampion, hingga ada beberapa mural yang telah dibuat oleh pihak pemkot di sekitar jalan. Hal tersebut sudah menjadi ciri khas Kya-Kya sejak sekitar 15 tahun yang lalu.
Baca juga: Air Terjun Guyangan, Wisata ‘Waterfall’ Eksotis dengan Ketinggian Air Terjun hingga 80 Meter
"Dulu ada juga, tapi udah sekitar 15 tahunan yang lalu, tapi dulu itu ada pintu-pintu yang besar-besar dari besi di sepanjang jalan ini," ucap Mui, selaku RW setempat.
"Tapi kalau mungkin berjalan terus acaranya, mungkin akan diberi seperti dulu," lanjutnya.
Baca juga: Pesona Pantai Pelang, Suguhkan Panorama Eksotis Hamparan Pasir Putih hingga Hutan Tropis
Kya-Kya sendiri bertujuan untuk mengaktifkan kembali Jalan Kembang Jepun ini. Beberapa UMKM akan berjualan di sepanjang jalan ini. Tentunya hal tersebut membuat sepanjang jalan ini harus ditutup. Penutupan ini sendiri akan diperkirakan mulai pukul 5 sore.
Baca juga: Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025
Untuk alternatif tempat parkir sendiri akan ditempatkan di sekitar jalanan gang yang berada di sekitar Kya-Kya itu sendiri, seperti Jalan Karet dan sebagainya.sa
Editor : Mariana Setiawati