SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tak hanya angkutan umum di Terminal Joyoboyo yang sepi peminat. Terminal Purabaya Bungurasih di Kabupaten Sidoarjo, juga mengalami hal serupa. Ini dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi pada 3 September 2022 lalu.
Dari pantauan Surabaya Pagi, Selasa (13/9/2022) siang menjelang sore, beberapa bus milik beberapa Perusahaan Otobus (PO) banyak memarkirkan di track masing-masing. Hal ini dikarenakan beberapa PO sudah menaikkan tarif bus ekonomi 20-25 persen.
Baca juga: BMKG, Ingatkan Bediding Saat ini Hingga September
"Beberapa PO sudah menaikkan bus kelas ekonomi, kurang lebih 20 - 25 persen. Sedang untuk kelas non ekonomi diatur oleh perusahaan masing-masing. Ini yang mungkin membuat kondisi sepi,"ujar Heri. S, Kordinator lapangan Terminal Tipe A Purabaya, Selasa (13/9/2022).
Baca juga: Dukung Benahi Kinerja Camat dan Lurah, Cak Yebe: Pejabat Harus Sigap Layani Warga
Sedangkan, Staff Administrasi Terminal Tipe A Purabaya, Cipto Widyanto, mengingatkan bila ada PO bus melakukan pelanggaran dengan menaikkan tarif yang berlebihan bakal ditindak tegas. "Kalau bus Antar Kota Antar Provisi (AKAP) nanti yang memberi teguran dari Kemenhub kalau Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dari pihak provinsi," kata Cipto. ari/rmc
Baca juga: Bisnis Rental Alat Berat di Tuban Lesu Imbas Rupiah Melemah dan Harga BBM Naik
Editor : Moch Ilham