SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Wakil Ketua II Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Timur, Edi Purwinarto mengukuhkan pengurus KORMI Kabupaten Pasuruan masa bakti 2022-2026 di Kabupaten Pasuruan pada hari Rabu (9/11/2022).
Dalam sambutannya, Edi mengatakan bahwa KORMI adalah wadah untuk menuju Indonesia Bugar pada 2045.
Baca juga: Meresahkan! Musim Hujan Picu Banjir hingga Ular Masuk Rumah Warga di Pasuruan
“Sehat saja tidak cukup, masyarakat Indonesia juga perlu bugar. Kami berharap KORMI inilah yang menjadi wadah olahraga yang benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” kata Edi.
Lebih lanjut, Edi menambahkan bahwa kesadaran masyarakat masih cenderung fokus pada pendekatan kuratif atau penyembuhan ketika sakit.
“Jadi menunggu sakit dulu, belum ke arah promotif dan preventif. Nah, KORMI berupaya menggeser perspektif itu, bahwa olahraga itu sifatnya ya tabungan untuk sehat,” tegasnya.
Edi pun menekankan pentingnya intervensi KORMI beserta Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang dinaungi untuk meningkatkan budaya olahraga di masyarakat.
“Ada masyarakat yang sudah gemar berolahraga, itu perlu kita manage. Tapi ada juga yang belum, itu yang perlu kita intervensi. Jadi pendekatan kita juga harus disesuaikan dengan kondisi mereka,” ujarnya.
Edi berharap pengurus KORMI Kabupaten Pasuruan dapat bersinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk merumuskan langkah-langkah strategis di bidang olahraga.
Baca juga: Pesona Wisata Air Terjuan Putuk Truno, Suguhkan Panorama di Balik Lereng Gunung
“Perlu ada kerja sama yang bagus dengan KONI, termasuk ketika ada kompetisi. Jadi apa yang KORMI tanam untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat juga bisa masuk ke jenjang berikutnya yaitu ke arah prestasi,” jelasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan, Lulus Ratnawati Yudi menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat di Kabupaten Pasuruan.
Selain itu, Lulus mengatakan pihaknya akan terus intens memassalkan olahraga tradisional (oltrad) sejak masih bernama FORMI (Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia).
“Setiap tahun kami melakukan pelatihan guru olahraga. Selain itu, juga mengenalkan beberapa cabang-cabang olahraga tradisional, khususnya khas pasuruan yaitu bola tembak. Mudah-mudahan kita selalu solid, kompak, dan bisa menggaungkan KORMI untuk Kabupaten Pasuruan,” tuturnya.
Baca juga: Pesona Ranu Grati Berpadu Latar Pegunungan Tengger yang Kental Dipenuhi Legenda
Tak hanya itu, para camat sebagai Ketua KORMI kecamatan juga diminta untuk tak hanya mendengungkan oltrad saja. Melainkan juga menggelar beragam kegiatan dalam rangka memasyarakatkan oltrad dan KORMI.
"Pokoknya bagaimana caranya supaya oltrad semakin populer di kalangan masyarakat. Para guru olahraga sampai camat kami ajak untuk menggaungkan boltem agar semakin populer," tandasnya.
Menurut Lulus, olahraga tradisional di era digital seperti saat ini tengah bersaing dengan permainan-permainan online alias game online. Maka dari itu, hal ini jadi tantangan berat untuk lebih mendekati anak-anak, pelajar dan masyarakat agar lebih mencintai oltrad.
"Berat memang. Tapi oltrad ini akan menjadi olahraga yang bakal disukai ketika tahu asyiknya dimana. Ada kebahagiaan, kesehatan, dan semangat berkompetisi di dalam oltrad ini," tegasnya. psr
Editor : Redaksi