Meresahkan! Musim Hujan Picu Banjir hingga Ular Masuk Rumah Warga di Pasuruan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu petugas saat sedang mengevakuasi ular yang masuk ke rumah warga di Pasuruan. SP/ PSR
Salah satu petugas saat sedang mengevakuasi ular yang masuk ke rumah warga di Pasuruan. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Musim hujan dengan intensitas tinggi membuat warga di Kota Pasuruan. Pasalnya, selain banjir, hujan deras juga turut memicu banyak hewan-hewan tersebut mencari tempat yang lebih aman dan tidak lembab. Dan berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, untuk jenis hewan yang paling sering dievakuasi adalah ular dan biawak, Rabu (04/02/2026).

"Ular dan biawak cenderung mencari tempat yang aman. Mereka tidak suka tempat basah, karena itu mereka bisa masuk ke pemukiman," jelas Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Pasuruan, Bambang Margo Santoso 

Bahkan, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) rata-rata menangani hingga sepuluh kejadian evakuasi hewan setiap bulan. Pihaknya juga mendata, sepanjang musim hujan Desember 2024 hingga Juli 2025 tercatat sebanyak 80 kejadian hewan masuk ke rumah warga. Puluhan kejadian tersebut didominasi oleh ular dan biawak.

"Selama November tahun ini, tercatat empat kejadian ular masuk rumah. Sementara kejadian biawak masuk rumah mencapai tujuh kali," pungkasnya.

Lebih lanjut, Bambang menegaskan masyarakat tidak perlu panik menghadapi kondisi tersebut. Ia mengimbau warga untuk melakukan langkah pencegahan sederhana agar hewan tidak mudah masuk ke dalam rumah.

"Usai keluar atau masuk ke rumah, sebaiknya pagar dan pintu depan ditutup rapat supaya lebih aman," terang Bambang. ps-02/dsy

Berita Terbaru

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…