Alumni RSUD Soegiri Lamongan Berkumpul, Support untuk Kemajuan Rumah Sakit

surabayapagi.com
Bupati saat menyalami para mantan pegawai RSUD Dr Soegiri saat acara temu kangen. SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pemandangan langka terlihat saat para alumni RSUD Dr Soegiri bisa menghadirkan mantan pegawainya untuk berkumpul saling menguatkan, dan saling support untuk kemajuan rumah sakit, Minggu (20/11/2022) di Aula rumah sakit plat merah.

"Kesempatan ini merupakan kesempatan yang langka, bisa menghadirkan para alumnus untuk bisa bertemu, sharing, kangen-kangenan, bersinergi, dan berdiskusi tentang banyak hal untuk rumah sakit seperti ini," ucap Pak Yes.

Baca juga: Program Edufarm Mantup Jadi Pusat Edukasi Peternakan Terpadu Lamongan

Menurut Pak Yes, RSUD dr. Soegiri dapat menjadi seperti saat ini tentu bukanlah sesuatu yang dapat diperoleh secara tiba-tiba, melainkan ada proses di dalamnya, yang ini dimulai sejak jaman dulu dan terakumulasi, hingga menjadi seperti sekarang.

Ditambahkan Pak Yes, pertemuan ini juga akan menciptakan sebuah energi besar untuk mendorong rumah sakit agar dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Aksi Nyata Terus Dilakukan, PWI Lamongan Gelar Baksos di Wilayah Perbatasan

"Kami atas nama pemerintah daerah menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, atas peran serta Bapak/Ibu sekalian dalam membesarkan dan mengembangkan RSUD dr. Soegiri. Tentu pertemuan ini akan juga menimbulkan sebuah energi besar, untuk terus bisa mensupport, mendorong bagaimana rumah sakit ini menjadi terus bermanfaat bagi masyarakat," imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Direktur RSUD dr. Soegiri Moh. Chaidir Annas juga memaparkan perkembangan yang terjadi di RSUD Soegiri dari dulu hingga kini. Diungkapkan beliau, saat ini visi dan misi rumah sakit telah disesuaikan sebagai rumah sakit pendidikan. Selain itu, saat ini RSUD Soegiri telah memiliki blok-blok layanan, seperti blok rawat jalan terpadu, blok pelayanan emergency, memiliki kamar bedah sentral terbanyak di wilayah Lamongan yakni 6 kamar operasi, memiliki 40 mesin cuci darah, juga poli kecantikan.

Baca juga:  Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

"Ini yang bisa kita persembahkan kepada masyarakat, meneruskan cita-cita dari para senior, kemudian fasilitas dan sarana fisik juga kita terus tingkatkan. Mudah-mudahan ini semakin membawa Rumah Sakit Soegiri semakin baik," harap dr. Annas.

RSUD dr. Soegiri merupakan satu dari tiga rumah sakit daerah yg terdapat di Kabupaten Lamongan. Berawal dengan rumah sakit darurat pada tahun 1938 dengan nama RSD Wisma Yoewono, menjadi RSU (Rumah Sakit Umum) Lamongan pada 1942, hingga pada 20 Agustus 1986 kemudian resmi berubah menjadi RSUD dr. Soegiri Lamongan. jir

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru