Fotografer Wedding di Ponorogo Diduga Intip Perias di Kamar Mandi, Ponselnya Simpan 700 Rekaman Perempuan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
AL terduga pelaku yang merekam perias saat berada di kamar mandi. 
AL terduga pelaku yang merekam perias saat berada di kamar mandi. 

i

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Seorang fotografer berinisial AL (27), asal Slahung, Ponorogo, diduga mengintip dan merekam seorang perias pengantin saat berada di kamar mandi dalam acara pernikahan di Ponorogo.

Dugaan tersebut terbongkar setelah anggota tim perias melihat kamera ponsel yang diarahkan melalui ventilasi kamar mandi.

Perias pengantin, Endin Intan Saputri (32), mengatakan kejadian bermula saat salah satu anggota timnya hendak membersihkan diri di rumah yang digunakan sebagai tempat persiapan pengantin, Sabtu (8/8/2026).

Sebelum kejadian, Endin mengaku sempat melihat seorang fotografer yang menurutnya bersikap berbeda. Pria tersebut disebut tidak menyapa atau memperkenalkan diri seperti fotografer lainnya.

“Biasanya kalau fotografer datang itu menyapa, ‘Halo Mbak, saya fotografernya’. Tapi orang ini diam. Saya tanya fotografernya dari mana, dijawab sama klien saya katanya masih saudara,” kata Endin, Sabtu (8/8/2026).

Endin kemudian pulang lebih dulu. Sementara itu, anggota timnya masuk ke kamar mandi. Saat berada di dalam, korban melihat sebuah ponsel diarahkan melalui ventilasi.

“HP-nya benar-benar masuk ke ventilasi atas. Dia manjat kursi plastik, kemudian HP-nya dimasukkan ke ventilasi,” ujarnya.

Menyadari dirinya diduga direkam, korban langsung berteriak dan keluar dari kamar mandi hanya dengan mengenakan handuk.

“Dia langsung bilang, ‘Ada yang ngintipin aku tadi di kamar mandi’. Dia syok banget,” tutur Endin.

Tim wedding kemudian mencari orang yang diduga melakukan aksi tersebut. Seorang warga disebut melihat fotografer mengikuti korban menuju kamar mandi.

Suami Endin selanjutnya menemui fotografer tersebut dan meminta melihat ponselnya. Dari pemeriksaan itu, ditemukan sejumlah foto dan video yang sebelumnya telah dihapus.

“Foto dan videonya sudah dihapus. Tapi suamiku langsung bilang kemungkinan ada di folder baru dihapus. Setelah dibuka ternyata masih ada,” papar Endin.

Pemeriksaan kemudian disebut berlanjut ke folder tersembunyi. Menurut Endin, terdapat sekitar 700 item berupa foto dan video perempuan.

“Di folder tersembunyi itu isinya banyak sekali. Sekitar 700 item, menurut yang kami lihat. Banyak rekaman perempuan di acara wedding,” kata Endin.

Dia menyebut rekaman tersebut diduga berasal dari sejumlah kejadian berbeda. Beberapa di antaranya disebut merupakan rekaman perempuan di acara pernikahan, termasuk rekaman yang diduga dibuat di kamar mandi.

“Setelah dilihat, ternyata bukan cuma satu atau dua. Sudah banyak video seperti itu,” ujarnya.

“Dia kebanyakan juga ada video di kamar mandi. HP-nya seperti ditaruh di kamar mandi, kemudian ada orang masuk dan terekam,” imbuh Endin.

Temuan tersebut membuat korban semakin terpukul. Endin mengatakan anggota timnya mengalami syok dan merasa privasinya telah dilanggar.

“Dia sampai gemetar dan syok. Rasanya seperti mengalami pelecehan karena privasinya benar-benar dilanggar,” ungkapnya.

Pihak korban kemudian meminta fotografer tersebut meminta maaf kepada korban, pengantin, keluarga, serta tim wedding.

Endin juga sempat menanyakan apakah tindakan tersebut baru pertama kali dilakukan. Menurut dia, fotografer tersebut mengaku baru pertama kali. Namun, pengakuan itu dipertanyakan setelah pihaknya menemukan banyak rekaman serupa di ponsel tersebut.

Pihak keluarga korban sempat mempertimbangkan menyerahkan ponsel tersebut kepada polisi sebagai barang bukti. Namun, keluarga fotografer meminta persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan sehingga ponsel akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Endin mengatakan pihak korban masih mempertimbangkan untuk melaporkan kasus tersebut kepada polisi.

“Kalau memang ingin dilaporkan, ya tidak apa-apa. Sekarang masih dipertimbangkan,” pungkas Endin.

Dia berharap kejadian serupa tidak kembali dialami perempuan lain. Endin juga meminta perempuan yang mengalami kejadian serupa tidak takut mencari bantuan.roh

Tag :

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…