SURABAYAPAGI, Surabaya - Menjadi salah satu nutrisi terpenting untuk tubuh, memenuhi asupan vitamin D bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan membuat tulang semakin kuat. Selain itu, para ahli kesehatan juga mengatakan bahwa suplemen vitamin D bisa membantu menurunkan indeks massa tubuh (BMI) secara signifikan, sehingga bisa membantu menurunkan dan mengelola berat badan.
Menurut Mayo Clinic, Vitamin D berpotensi mengurangi pembentukan sel-sel lemak baru dalam tubuh dan juga menekan penyimpanan sel-sel lemak yang secara efektif mengurangi akumulasi lemak.
Baca juga: Percepat ORI Campak, Dinkes Kota Malang Siapkan Upaya Jemput Bola ke Rumah Warga
Kadar serotonin dan testosteron dalam tubuh memainkan peran penting dalam meningkatkan metabolisme, yang membuat tubuh membakar kalori secara optimal, mengontrol nafsu makan, meningkatkan pencernaan dan mengurangi lemak tubuh. Jumlah vitamin D yang lebih tinggi dalam tubuh meningkatkan kadar kedua hormon ini, yang mempengaruhi segala sesuatu dalam tubuh, mulai dari suasana hati hingga tidur.
Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard Health, individu yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas mengonsumsi lebih sedikit makanan kaya vitamin D. Ketika dites, mereka juga memiliki kadar vitamin D yang rendah
Cleveland Clinic mengatakan bahwa penurunan berat badan dalam jumlah kecil pun dapat menyebabkan peningkatan kadar vitamin D dalam darah. Selain itu, bukti menunjukkan bahwa peningkatan vitamin D dalam darah dapat mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan penurunan berat badan.
Baca juga: Tangani 70 Kasus DBD, Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Pola Hidup Sehat Lewat 3M Plus
Lantas apa saja tanda kekurangan vitamin D? Dilansir dari Times Now News, Sabtu (17/12), beberapa gejala yang akan dialami termasuk kelelahan, insomnia atau sulit tidur, nyeri tulang, depresi dan stres, rambut rontok, kelemahan otot, serta nyeri tubuh.hlt/vit
Editor : Mariana Setiawati