Studi: Stres Bisa Sebabkan Kerontokan Rambut

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tubuh manusia mengalami beberapa pemicu fisiologis atau emosional setiap hari. Jika tidak dikelola dengan baik, akan membuat fungsi normal tubuh menjadi tidak seimbang. 

Salah satu bentuk ketidakseimbangan fisiologis, adalah stres. Seorang ahli gizi bernama Nishita Suratkal dari Traya, mengatakan, stres dapat mengakibatkan kerontokan rambut.

Baca juga: Percepat ORI Campak, Dinkes Kota Malang Siapkan Upaya Jemput Bola ke Rumah Warga

 “Hasil studi kami menunjukkan bahwa tingkat kerontokan rambut bisa disebabkan karena stres. Seperti kasus telogen effluvium, dimana beberapa batang rambut bergeser dan menjadi rontok,” Ujar Nishita, yang dikutip dari The HealthSite.

Selain stres, kualitas tidur yang buruk juga dapat mempengaruhi rambut dengan mengubah produksi melatonin. Hormon melatonin bertanggung jawab untuk mengendalikan kecemasan dan suasana hati yang rendah, serta dapat menempatkan tubuh di bawah tekanan fisiologis.

Apapun itu, paparan stres psikologis atau fisik yang berkepanjangan dapat memicu peningkatan produksi hormon stres yaitu kortisol. Kortisol mengganggu pengaturan siklus pertumbuhan rambut yang terjadi di folikel rambut. 

Baca juga: Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Peningkatan kadar hormon dapat mengurangi produksi modulator siklus rambut seperti asam hialuronat, dan proteoglikan. Modulator ini dapat dipecah dalam jumlah besar, sehingga membuat tekstur kulit kepala menjadi kering dan kasar.

Folikel rambut dapat mengalami penurunan kapasitas regeneratif ketika stres. Sebuah studi yang dipimpin oleh Dr. Ya-Chieh Hsu dari Universitas Harvard, menghubungkan stres dengan kerontokan rambut.

"Meningkatnya kadar kortikosteroid ketika stres dapat mengurangi pertumbuhan rambut, dan mendorong folikel rambut ke fase istirahat yang menyebabkan rambut rontok,” kata Hsu.

Baca juga: Tangani 70 Kasus DBD, Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Pola Hidup Sehat Lewat 3M Plus

Tidak hanya rontok, stres juga meningkatkan kadar noradrenalin yang menghambat fungsi sel induk melanosit. Sel yang bertanggung jawab untuk memberikan warna gelap pada rambut, dan menyebabkan rambut beruban.

Mempertahankan kesehatan mental yang baik, sangat penting untuk siklus pertumbuhan rambut yang normal dan sehat. hlt/rmb

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru