Atlet Senam Jatim Binaan Petrokimia Gresik Sabet Juara Umum Kejurnas Senam 2022

surabayapagi.com
Atlet-atlet senam Jatim binaan Petrokimia Gresik peraih medali di kejurnas senam 2022 bersama Ketua Umum Persani Jatim Nuril Huda. Foto: SP/PG.

Baca juga: Ngobrol Infrastuktur, di Wilayah Gresik Masih Ada 19,75 km Jalan Rusak Berat

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Sukses besar diraih atlet-atlet senam binaan PT Petrokimia Gresik dalam ajang kejuaraan nasional senam yang digelar PB Persani di Bogor dan Bandung, Jawa Barat pada pertengahan Desember lalu.
 
Sebanyak 43 keping medali berhasil mereka sabet. Dengan rincian 18 medali emas, 10 perak dan 15 perunggu. Berkat raihan besar dari atlet-atlet senam binaan BUMN pupuk ini menjadikan Provinsi Jawa Timur menduduki peringkat puncak sebagai juara umum.
 
Beberapa nomor bergengsi yang berhasil direbut kontingen Jatim di kejurnas kali ini, antara lain, satu medali emas di cabang artistik putra senior dan enam emas oleh atlet yunior. Berikutnya lima emas diraih cabang artistik putri senior dan tiga emas junior, serta satu emas diperoleh cabang senam ritmik junior dan dua emas untuk cabang aerobic senior.
 
Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo sekaligus sebagai dewan pembina Persatuan Senam Indonesia (Persani) Jawa Timur sangat bangga atas raihan prestasi atlet-atlet binaan Petrokimia Gresik kali ini.
 
Menurut Dwi, kesuksesan kali ini sekaligus menunjukkan bahwa  pembinaan atlet senam Persani Jawa Timur sudah berjalan dengan baik. Peraih medali tidak hanya didominasi atlet senior, tapi atlet-atlet yunior juga sudah menunjukkan peningkatan prestasi yang sangat baik.
 
"Saya berharap prestasi ini memotivasi para atlet, baik senior maupun yunior untuk bisa berprestasi di kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Juara bagi atlet hanya ada di atas podium, turun dari sana kita harus berjuang lagi. Perjuangan atlet tidak boleh berhenti untuk berlatih dan belajar jika ingin meningkatkan prestasi," tandas Dwi Satriyo, Jumat (23/12/2022).
 
Dalam kejurnas kali ini kontingen Jawa Timur mengirimkan 26 atlet. Rinciannya masing-masing empat atlet artistik putri senior dan yunior, kemudian lima atlet artistik putra senior, dan empat atlet artistik putra yunior, tiga atlet ritmik senior dan empat yunior, serta dua atlet aerobic gymnastic.
 
Ditambahkan Dwi Satriyo, kejurnas ini merupakan pengalaman berharga bagi setiap atlet Jawa Timur, sekaligus menjadi kesempatan dan pengalaman untuk meningkatkan jam terbang.
 
"Kejurnas bukan hanya sekadar wadah meraih prestasi namun juga merupakan wadah lahirnya calon-calon atlet unggul dan berprestasi dari seluruh daerah di Jawa Timur untuk berlaga di kejuaraan tingkat internasional," tandasnya.
 
Ia pun mengapresiasi perolehan juara ini diperoleh atlet Jawa Timur dengan mengedepankan fair play. Seluruh atlet senam wakil Jawa Timur dapat menghargai keberagaman dan mampu menyatu dengan sesama atlet dari berbagai provinsi di Indonesia. Menurutnya, perjuangan untuk meraih kemenangan akan sangat bermakna ketika kemenangan yang diraih itu selalu menjunjung tinggi sportivitas.
 
"Prestasi ini semakin bermakna karena diperoleh dengan sportivitas. Tidak hanya menjadi catatan positif bagi atlet, tapi juga telah berhasil membawa nama harum Jawa Timur di kancah senam nasional," ujar Dwi Satriyo.
 
Sementara itu, Petrokimia Gresik sendiri cukup lama membina cabor senam di Jawa Timur. Diawali dengan pendirian Klub Senam Petrokimia Gresik, dimana pada tahun 1982 klub ini berganti nama menjadi Persani Jatim. Saat ini Persani Jawa Timur memiliki anggota yang berasal dari 36 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. did

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru