SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menyerahkan secara langsung bantuan sosial (Bansos) kepada 18 warga Kecamatan Trowulan yang terdampak musibah angin kencang.
Penyerahan Bansos tersebut berlangsung di Pendopo Kantor Kepala Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kamis (29/12) siang. Penyerahan Bansos kali ini, Bupati Mojokerto didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Forkopimca Trowulan serta Kepala Desa Wonorejo, Tawangsari dan Kejagan.
Baca juga: Sensus Ekonomi 2026, Wabup Mojolerto Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat dan Pelaku Usaha
Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto, Yoi Afrida dalam laporannya menyampaikan, 18 masyarakat penerima bantuan kali ini terdiri dari 10 warga Desa Tawangsari, 7 warga Desa Wonorejo dan satu orang warga Desa Kejagan.
“Mohon berkenan Ibu Bupati untuk menyerahkan bantuan ini kepada 18 orang yang rumahnya terdampak angin kencang. Kejadiannya pada 7 November kemarin. Masing-masing menerima bantuan berupa uang yang nominalnya berdasarkan kerusakan masing-masing rumah,” tuturnya.
Baca juga: Pamerkan Capaian Moncer, Bupati Gus Barra Optimis Kabupaten Mojokerto Jadi Destinasi Bisnis
Sementara itu, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menyampaikan permohonan maaf mengingat bantuan untuk masyarakat yang rumahnya terdampak angin kencang ini baru bisa diserahterimakan hari ini.
“Mohon maaf bapak ibu, bantuannya tidak bisa diserahkan pas setelah kejadian. Karena anggaran pemerintah ini harus ada mekanisme yang harus kita ikuti aturan tersebut. Sehingga baru bisa kami serahkan hari ini meski pembenahannya mungkin sudah selesai,” jelasnya.
Baca juga: Hari Jadi ke-733, Bupati Mojokerto Dorong Pembangunan Lebih Merata dan Berdampak bagi Masyarakat
Bupati Ikfina berharap, bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk masyarakat yang rumahnya terdampak angin kencang kali ini bisa bermanfaat. “Semoga bantuan ini bisa bermanfaat, dan bisa membantu meringankan biaya untuk perbaikan kerusakan rumah akibat angin kencang ini,” pungkasnya. Dwi
Editor : Moch Ilham