Pindahan Kantor DPRD Kota Mojokerto Tunggu Pengadaan Mebeler

surabayapagi.com
Pembangunan gedung DPRD di Jalan Surodinawan, Prajurit Kulon sudah rampung akhir tahun kemarin. Meski begitu, gedung ini tak akan digunakan lantaran belum dilengkapi furnitur.

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Meski proyek gedung anyar DPRD Kota Mojokerto telah rampung dikerjakan di akhir 2022 lalu, namun anggota dewan masih tetap berkantor di gedung lama. Pasalnya, gedung wakil rakyat baru yang berada di Jalan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon itu belum dipenuhi mebeler.

Plt Sekretaris DPRD Kota Mojokerto Ruby Hartoyo mengungkapkan, kelengkapan sarana prasarana untuk interior gedung DPRD baru telah dimasukkan dalam kegiatan di anggaran 2023 ini. Mengingat, proyek multiyears yang dinaungi DPUPRPRKP selama kurun 2021-2022 hanya menyentuh bagian infrastruktur berupa gedung dan lanskap.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD

 ”Jadi, ruangan di dalam gedung kan masih flat, kosong. Sehingga kita menganggarkan untuk menambah interior di tahun ini,” terangnya, kemarin (8/1).

Untuk memenuhi kebutuhan interior gedung legislatif itu, Sekretariat DPRD Kota Mojokerto menyiapkan anggaran mencapai Rp 2,6 miliar. Dana yang bersumber dari APBD 2023 itu mengcover untuk pelaksanaan sekaligus pengawasan pekerjaan.

Terkait realisasi, Ruby menyebut masih menunggu serah terima dari DPUPRPRKP Kota Mojokerto. Jika hasil pengecekan kesesuaian antara hasil pekerjaan dengan perencanaan tidak ada temuan masalah, maka paket proyek pekerjaan interior gedung DPRD akan disorong ke tahap lelang. ”Untuk interiornya targetnya akan kita garap di awal-awal tahun ini,” paparnya.

Baca juga: Gelar Sarasehan di Mojokerto, Diskominfo dan Dewan Provinsi Jatim Tanamkan Kearifan Lokal Era Digital

Dengan adanya pekerjaan lanjutan tersebut, maka para anggota dewan masih akan berdinas di gedung DPRD lama di kompleks kantor Pemkot Mojokerto di Jalan Gajah Mada, Nomor 145. Bahkan, sebanyak 25 anggota legislatif masih harus bersabar untuk bisa boyongan ke gedung baru hingga akhir tahun mendatang.

Pasalnya, sebut Ruby, sentuhan interior masih belum mencukupi agar gedung wakil rakyat bisa dioperasionalkan. Karena masih perlu sarpras pendukung lainnya berupa mebeler dan perangkat audio.

Paling cepat, perlengkapan perkantoran itu baru bisa dilengkapi di masa perubahan APBD 2023 (P-APBD). ”Kalau interior nanti sudah tuntas, di perubahan anggaran (P-APBD) akan kita siapkan anggaran untuk perlengkapan mebeler dan sound system,” imbuh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakot Mojokerto ini.

Baca juga: Difitnah Ibu-ibu Lecehkan Siswi SD, Kini Penjual Dawet di Mojokerto Takut Jualan

Ruby menargetkan, pengadaan mebeler dan sistem audio akan dituntaskan di penghujung tahun anggaran ini. Praktis, anggota DPRD diperkirakan akan berkantor di gedung baru di awal 2024 mendatang. ”Mungkin akhir Desember ini sudah bisa diresmikan,” pungkas Ruby.

Sekadar diketahui, Pemkot Mojokerto membangun gedung DPRD baru di Jalan Surodinawan sejak 2021 dan dilanjutkan di 2022. Berdasarkan nilai kontrak, proyek yang menyentuh pembangunan gedung, mechanical electrical (ME), serta lanskap itu menelan anggaran cukup fantastis sebesar Rp 27,41 miliar. Dengan tambahan pekerjaan interior di tahun 2023 ini, maka total kucuran dana APBD akan menyentuh Rp 30 miliar. dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru