Difitnah Ibu-ibu Lecehkan Siswi SD, Kini Penjual Dawet di Mojokerto Takut Jualan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Slamet, penjual es dawet yang difitnah lecehkan siswi SD di Mojokerto, Jawa Timur. SP/ MJK
Slamet, penjual es dawet yang difitnah lecehkan siswi SD di Mojokerto, Jawa Timur. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Baru-baru ini viral unggahan video yang diupload seorang ibu-ibu yang menuduh seorang penjual es dawet bernama Slamet Riyadi (61) melecehkan siswi sekolah dasar di Jetis, Mojokerto membuat warganet geram kepada ibu-ibu tersebut. Saat difitnah, Slamet tengah sendirian di depan lapak es dawetnya. Tak lama, ibu siswi kemudian datang bersama perempuan berinisial NV, pemilik akun Knayas Umak.

Fitnah yang menyebar di media sosial itu bukan hanya merusak nama baiknya, tetapi juga memukul kondisi psikis pedagang sederhana yang sehari-hari justru dikenal sering membantu anak-anak menyeberang jalan sepulang sekolah. Bahkan, selama tiga hari ia tak berani menggelar lapak es dawet.

Slamet mengetahui dirinya viral difitnah melecehkan siswi SD pada Kamis (05/02/2026) malam dari cucunya, Danik (24), sampai-sampai ia memutuskan berhenti jualan es dawet saking takutnya dengan ancaman warganet.

"Tiba-tiba tanpa permisi, ibunya langsung marah. Saya dituduh melakukan pelecehan seksual saat menyeberangkan anaknya, tangan kanannya saya sentuhkan ke kemaluan saya. Saya sudah membantah, tapi malah dicaci maki," kata Slamet.

"Leher saya dicekik oleh NV, teman ibunya. Saya takut karena saya kira pria. Saya diancam diadukan ke suaminya, akan dibunuh suaminya, juga diancam dilaporkan polisi," imbuhnya. 

Diketahui, Slamet sudah sekitar lima tahun dagang es dawet di depan Lapangan Desa Jetis. Setiap harinya, bapak 4 anak ini buka pukul 09.30 WIB sampai 17.00 WIB. Tempatnya jualan cukup dekat dengan sekolah dasar negeri (SDN). Lapaknya maupun sekolah tersebut sama-sama di jalan raya yang ramai dilewati kendaraan besar. 

Oleh sebab itu, ia sering membantu para siswa SD menyeberang jalan ketika mereka pulang sekolah. Niatnya sebatas ikut menjaga keselamatan anak-anak. Dan atas kesalahpahaman tersebut, ibu-ibu yang memfitnah berinisial NV melakukan klarifikasi di medsos untuk memulihkan nama baik kakeknya. Keesokan harinya, Jumat (06/02/2026) pagi, ibu siswi dan NV datang ke lapak es dawet Slamet untuk klarifikasi dan meminta maaf. mj-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…