SURABAYAPAGI, Surabaya - Untuk memiliki umur panjang, seseorang terus berusaha menjalani hidup sehat dan menjalani perawatan diri yang berkualitas. Namun ada pilihan lain yang tidak harus memberatkan atau rumit.
Baca juga: Pemkab Lumajang Sediakan Rumah Singgah Gratis Bagi Pasien Rujukan ke Surabaya
Faktanya, dilansir Eat This Not That, penelitian menunjukkan bahwa hal kecil seperti minum secangkir teh beberapa kali dalam sepekan berpotensi meningkatkan umur panjang Anda.
“Peminum teh biasa memiliki 1,41 tahun lebih lama dari tahun bebas penyakit kardiovaskular aterosklerotik; dan 1,26 tahun lebih lama dari harapan hidup pada (demikian) usia 50 tahun. Konsumsi teh dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular aterosklerotik dan semua penyebab kematian, terutama di antara mereka yang rutin minum teh,” seperti yang diamati oleh salah satu penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology.
Baca juga: Vaksinasi Haji di Surabaya Capai 98 Persen, Ditarget Tuntas Sebelum Keberangkatan ke Tanah Suci
Menurut penulis First Time Mom's Pregnancy Cookbook, the 7 Ingredient Healthy Pregnancy Cookbook, dan Fueling Male Fertility, Lauran Manaker, beberapa teh terbaik yang bisa Anda minum untuk hidup lebih lama dikenal sebagai "teh asli."
“Teh asli meliputi teh hijau, oolong, hitam, dan putih. Mereka mengandung ratusan, jika tidak ribuan, senyawa bioaktif, termasuk asam amino, kafein, lignin, protein, xantin, dan flavonoid—semua komponen yang mungkin terkait dengan efek kesehatan yang positif,” kata Manaker.
Baca juga: Lewat Senam Kaki, Dinkes Kediri Beri Edukasi Penderita Diabetes Melitus
Baru-baru ini, Academy of Nutrition and Dietetics (AND) merilis pedoman klinis baru tentang jumlah flavan-3-ols yang direkomendasikan, senyawa tanaman yang ditemukan dalam jumlah besar dalam teh asli.
“Konsumsi flavan-3-ols dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa flavan-3-ols membantu mencegah diabetes dan penyakit jantung bila asupannya antara 400–600 mg per hari, yang bisa dicapai dengan meminum dua cangkir teh hijau atau hitam setiap hari," jelasnya.hlt/the
Editor : Mariana Setiawati