SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki musim haji Tahun 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya memastikan kesiapan kesehatan jemaah haji asal wilayahnya menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, dengan capaian vaksinasi haji hingga saat ini telah mencapai 98 persen dan ditargetkan tuntas 100 persen sebelum keberangkatan. Pasalnya, vaksinasi tersebut sebagai syarat utama perjalanan ibadah haji.
“Vaksinasi haji sudah mencapai 98 persen. Artinya, jemaah haji asal Surabaya hampir seluruhnya sudah ter-cover,” jelas Kepala Dinkes Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, Minggu (19/04/2026).
Selain vaksinasi, Dinkes juga mengingatkan, pentingnya menjaga kondisi fisik selama persiapan hingga pelaksanaan ibadah haji. Jemaah diminta tidak melakukan aktivitas berlebihan yang dapat mengganggu kesehatan. Sehingga, pihaknya menghimbau jemaah untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami keluhan kesehatan, agar dapat segera ditangani.
“Jaga kesehatan, jangan berlebihan. Baik itu olahraga maupun makan, semuanya harus cukup dan seimbang,” tuturnya.
Bagi jemaah dengan penyakit penyerta (komorbid), Dinkes memastikan, telah melakukan langkah antisipasi. Riwayat kesehatan dan kebutuhan pengobatan jemaah akan diserahkan kepada petugas kloter dan tenaga kesehatan yang bertugas.
“Untuk jemaah dengan komorbid, biasanya sudah memiliki jadwal obat dan kontrol rutin. Data ini akan kami distribusikan ke petugas kloter dan tenaga kesehatan, sehingga bisa terus dipantau,” jelasnya.
Dinkes Surabaya juga telah menyiapkan, tim khusus yang terdiri dari tenaga kesehatan di puskesmas serta jajaran Dinas Kesehatan untuk mendukung kelancaran pelayanan kesehatan bagi jemaah. Dengan berbagai persiapan tersebut, Dinkes optimistis seluruh jemaah haji asal Surabaya dapat menjalankan ibadah dengan aman dan dalam kondisi sehat. sb-03/sby
Editor : Redaksi