Tinjau Pasar Dinoyotangsi Surabaya, BHS Himbau Perbaikan Infrastruktur Tidak Korbankan Pedagang

surabayapagi.com
Bambang Haryo Soekartono berbincang dengan salah satu pedagang di Pasar Dinoyotangsi, Surabaya, Selasa (21/2/2023)

SurabayaPagi, Surabaya - Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyisir Pasar Dinoyotangsi Surabaya. Kedatangan Dewan Pakar DPP Partai Gerindra tersebut bertujuan meninjau langsung geliat roda ekonomi pedagang pasar serta infrastruktur pasar, Rabu (21/2/2023).

Pasar Dinoyotangsi sendiri merupakan pasar yang didirikan di era kolonial Belanda. Pasar ini menjadi pusat penggerak ekonomi warga Dinoyo hingga Keputran.

Pasar Dinoyotangsi ini sebenarnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat, tidak hanya di wilayah ini, melainkan hampir semua masyarakat radius 1 hingga 2 kilometer juga berbelanja di pasar ini, karena harganya yang murah.

BHS menilai kondisi infrastruktur Pasar Dinoyotangsi masih jauh dari kata layak, hal ini dikarenakan masih banyaknya infrastruktur pasar yang telah rusak.

"Beberapa atap pasar yang bocor, dan banjir juga sering terjadi di musim hujan," Ujar BHS.

Pasar yang dikelola oleh PD Surya ini harusnya dapat dikelola secara profesional. Terutama masalah banjir terlebih dahulu, yang kedua masalah sampah yang begitu banyak tergeletak jalan maupun di dalam lingkungan pasar.

"Kita akan mengingatkan melalui DPC Partai Gerindra Surabaya Cahyo Harjo Prakoso lewat fraksi fraksi yang ada di DPRD untuk terus tekankan Pemerintah untuk segera merenovasi pasar," Katanya.

Selain pembenahan infrastruktur, BHS juga menyoroti kebersihan pasar. Menurutnya, kebersihan Pasar Dinoyotangsi juga perlu diperhatikan. Kondisi seperti ini jelas menghambat para konsumen dalam berbelanja.

Pada kesempatan kali ini BHS juga turut menanggapi tentang kekhawatiran para pedagang yang takut akan kenaikan biaya sewa jika nantinya pasar ini jadi di renovasi.

BHS membandingkan kondisi seperti ini dengan pasar yang terdapat di Malaysia. Menurutnya lapak pasar yang terdapat di Malaysia terlihat sangat manusiawi karena para pedagang disana dijamin oleh pemerintah Malaysia. 

"Jadi disana mereka tidak membayar ongkos sewa. Dan itu sudah disiapkan oleh pemerintah untuk kepentingan UMKM," Ujarnya. 

Jadi dengan adanya UMKM yang berkembang, selain bisa memenuhi kebutuhan terhadap masyarakat terutama kebutuhan pangan, tetapi juga dapat menumbuhkan perekonomian. Karena selama ini pertumbuhan ekonomi terdapat pada UMKM.

"Kami berharap pemerintah tidak mengambil retribusi yang mahal kepada para pedagang, karena para pedagang sendiri telah membayar semua pajak retribusi pasar. Jadi harusnya sudah tidak ada lagi pedagang yang membayar pajak retribusi lagi dari lapak di pasar," Tandasnya.

Di kesempatan yang sama, DPC Partai Gerindra Surabaya Cahyo Harjo Prakoso juga turut menyoroti kondisi pasar Dinoyotangsi yang ia rasa cukup memprihatinkan.

Cahyo menjelaskan, bahwa Pasar Dinoyotangsi tidak hanya pusat ekonomi masyarakat Dinoyo, tetapi juga keputran dan tegalsari. Sebagai pusat ekonomi dan UMKM, pasar ini juga mengalami kendala infrastruktur khususnya tentang kebersihan.

"Padahal kita tahu bahwa kebersihan adalah unsur penting dari kesehatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dari kesehatan maka akan muncul pertumbuhan ekonomi," Ujar nya. 

Cahyo mengatakan sejak pasca pandemi yang dialami Kota Surabaya, banyak sekali pasar yang tutup dan sepi. Tetapi ketika kebangkitan ekonomi mulai muncul, hal ini tidak ditunjang dengan adanya infrastruktur yang memadai.

"Maka dengan itu kami sebagai pimpinan partai politik, yang juga memiliki peran untuk menyampaikan dan menyalurkan aspirasi publik akan menyampailan masalah ini ke teman teman fraksi," Kata Cahyo.

Cahyo bersama timnya akan menyampaikan kepada teman teman fraksi dan juga kepada pak walikota secara langsung, bahwa bagaimana solusi yang baik untuk teman teman pedagang di pasar Dinoyotangsi.

"Harapannya, pasar Dinoyotangai yang menjadi pusat peradaban ekonomi masyarakat Dinoyo, khususnya Keputran dan tegalsari bisa kembali bangkit dan memberikan pelayanan kepada masyarakat," Tandasnya. Byb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Berita Terbaru