SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Belum tercover nya semua kecamatan di Kabupaten Pasuruan yang memiliki Balai Penyuluh Pertanian (BPP). Untuk itu pemkab Pasuruan akan bangun BPP di dua kecamatan yang belum ada kantor BPP tersebut. Padahal, keberadaan BPP dinilai penting. Karena menjadi tempat bagi petani untuk berkonsultasi.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan Mardiansyah menuturkan, hampir semua kecamatan telah memiliki BPP. Hanya tersisa dua kecamatan di antara 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Yakni, wilayah Lumbang dan Purwodadi.
Baca juga: Tekan Pengangguran, Pemkab Pasuruan Gencarkan Pelatihan Singkat Berbasis Industri
”Sementara masih mendompleng di kantor kecamatan. Belum berdiri sendiri, seperti kecamatan yang lain,” sampainya.
Baca juga: Bantu Warga Akses Harga Bapok Terjangkau, Pemkab Pasuruan Gencarkan Pasar Murah
Mardiansyah menambahkan, pendirian BPP di Lumbang dan Purwodadi belum bisa direalisasikan karena persoalan lahan. Saat ini, belum ada lahan milik Pemkab Pasuruan yang bisa dipakai untuk didirikan BPP.
”Mudah-mudahan usul pengadaan lahan bisa disetujui. Supaya, kantor BPP bisa berdiri di dua kecamatan tersebut,” imbuhnya.
Baca juga: Perluas Promosi Wisata, Disbudpar Pasuruan Dorong Penggiat Kreator Digital
Menurut Mardiansyah, pembangunan gedung BPP bisa diusulkan melalui anggaran pusat. Dari daerah, belum tersedia penganggarannya. ”Kalau untuk pembangunan fisiknya, kami akan usulkan ke pusat. Itu pun setelah ada lahan yang bisa digunakan,” sambung dia. ris
Editor : Moch Ilham