SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menghadiri Megengan Bareng Anak Yatim yang digelar oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Kantor PC NU Kota Mojokerto, Surodinawan, Sabtu (18/3) malam.
Megengan termasuk salah satu tradisi menjelang hadirnya bulan Ramadhan, khususnya oleh warga Nahdliyin dari berbagai kelompok masyarakat, baik kalangan pesantren maupun bukan.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial
"Ini menjadi momentum untuk menguatkan silaturahmi kita semua, untuk bersama-sama membangun keumatan dan Kota Mojokerto dari berbagai aspek kehidupan," ujar wali kota.
Lebih lanjut, sosok yang akrab disapa Ning Ita ini berharap agar tradisi tersebut bisa terus dilestarikan di Kota Mojokerto. Sebab tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, melainkan juga mengajarkan harmonisasi.
Baca juga: Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID
Mengingat saat megengan, selain membaca tahlil dan doa bersama, masyarakat biasanya juga membawa asahan atau shadaqah makanan. Setelah tahlil dan doa bersama, makanan tersebut akan dinikmati bersama.
"Semua duduk bersama, makan bersama. Baik kyai, santri, wali kota ataupun warga, duduk bersama tidak ada lagi jabatan, kalo sudah Megengan," tutur Ning Ita.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Dorong Pengembangan Pariwisata untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Acara tersebut turut dimeriahkan oleh seni shalawat dan banjari. Selain pemberian santunan bagi anak yatim, juga terdapat doa bersama dan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh pimpinan Ponpes Nurul Huda, KH. Faqih Usman. Dwi
Editor : Moch Ilham