Nendang Sembarangan, 2 Anak Alami Luka Bakar Akibat Ledakan Petasan

surabayapagi.com
Illustrasi petasan meledak. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Jepara - Insiden ledakan akibat obat petasan kembali terjadi di Desa Kedung Malang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Akibat ledakan tersebut sebanyak dua korban yang masih anak-anak mengalami luka bakar dan dirawat di rumah sakit.

Menurut Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Ahmad Masdar Tohari, korban berinisial RD berusia 11 tahun dan ZE berusia 10 tahun. Mereka dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka bakar di tubuhnya.

"Korban luka dua anak-anak. Keduanya dilarikan ke rumah sakit," jelasnya.

Sementara itu, ledakan terjadi pada Minggu (09/04/2023) malam saat dua anak tersebut baru pulang tarawih. Dalam perjalanan pulang, mereka tidak mengetahui jika barang yang berada di pinggir jalan itu merupakan racikan obat petasan.

Tanpa disengaja kedua anak itu menendang barang tersebut, sehingga akhirnya meledak.

"Korban anak-anak. Kebetulan anak-anak lewat di situ, jadi hasil racikan disimpan di luar di pinggir jalan," ungkap Tohari.

"Anak-anak lewat tidak tahu apa isinya, terus ditendang sama anak-anak itu akhirnya ada letusan itu," Tohari melanjutkan, Senin (10/04/2023).

Ledakan itu juga mengakibatkan tiga rumah, satu masjid, dan bangunan sekolah di dekat lokasi mengalami kerusakan. Genting rusak dan kaca pecah. Polisi masih memeriksa kejadian meledaknya petasan tersebut.

"Ada tiga rumah, satu masjid dan sekolah, kaca yang pecah, gentengnya pecah," pungkas Tohari.

Humas RSUD RA Kartini, Jepara, Agus Carda, mengatakan korban RD (11) warga Kedung Malang dirawat di RSUD RA Kartini Jepara. Pasien dirawat di PICU NICU RSUD Jepara.

"Kondisi luka bakar 40 persen. Saat ini masih proses operasi pembersihan luka," jelas Agus.

"Masih dirawat secara intensif kondisinya saat ini," Agus melanjutkan.

Sementara itu korban ZE (10) warga Kedungmalang dirawat di RSI Sunan Kudus. Direktur RSI Sunan Kudus dr Ahmad Syaifudin membenarkan adanya pasien yang dirawat. Menurutnya kondisinya sudah stabil dan dirawat di ruang biasa. dsy/dc

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru