SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama keluarga baru saja mengalami hal yang tidak menyenangkan, lantaran hampir menyantap buah mengandung formalin saat sedang liburan bersama keluarganya di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Makanan itu berasal dari salah satu tempat makan yang berada di kawasan Labuan Bajo. Kandungan makanan berformalin ini pertama kali ditemukan oleh Tim Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) setelah melakukan uji sampel pangan.
Baca juga: Khofifah-Emil Sowan ke Rumah Presiden RI Ke-7 Jokowi Usai Retreat
Menurut Kepala Loka POM Manggarai Barat Andirusmin Nuryadin, timnya menemukan kandungan formalin itu tiga jam sebelum dihidangkan ke Jokowi. Pengujian hidangan itu dilakukan menggunakan peralatan uji cepat (rapid test kit).
"Ditemukan tiga jam sebelum jam makan Bapak Presiden sehingga bahan yang mengandung formalin itu dipisahkan," kata Andirusmin, dikutip Kamis (04/05/2023).
Baca juga: PDIP, Prabowo-Jokowi, Memang Harus Dipisah
Ia menuturkan, hanya ada satu sampel makanan yang mengandung formalin, selebihnya dipastikan aman. Setelah menemukan adanya kandungan formalin, ia kemudian menyerahkannya kepada Paspampres.
"Selanjutnya diserahkan ke Paspampres untuk mengambil tindakan. Kami hanya lakukan pengujian sample," jelas dia.
Baca juga: Suara PDIP Jateng Diduga Digerus Presiden ke-7, Megawati Bikin Perhitungan ke Jokowi
Andirusmin menjelaskan, hidangan makanan presiden harus terhindar dari bahan berbahaya, sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (SOP).
Di antara bahan-bahan berbahaya tersebut adalah sianida, nitrit, arsen, timbal, formalin, borak, methanil yellow, dan rhodamin B. "Itu hanya sebatas identifikasi, untuk memastikan apa betul ada kandungan berbahaya harus dilakukan uji lanjut di Balai POM di Kupang untuk memastikan," ujarnya. dsy/kn/kps/mrd
Editor : Desy Ayu