Inovasi Aksi Sipuser Efektif Tekan Kasus Bolos Sekolah

surabayapagi.com
Walikota Ning Ita saat meresmikan inovasi milik SMPN 2 Kota Mojokerto

 

 

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - SMPN 2 Kota Mojokerto meluncurkan inovasi dalam hal literasi yaitu perpustakaan digital Sistem Informasi Perpustakaan Elektronik Pemersatu (SIPUSER).

Kini inovasi yang sempat diresmikan langsung oleh Walikota Mojokerto Ika Puspitasari setahun lalu tersebut telah berkembang menjadi AKSI SIPUSER (Ajang Kreativitas Berliterasi dan Pantau Presensi melalui Sistem Informasi Perpustakaan Elektronik Pemersatu).

Kepala SMP Negeri 2 Mojokerto, Mulib mengatakan inovasi tersebut bertujuan untuk melengkapi inovasi Sipuser sebelumnya. 

"Aksi Sipuser mempermudah para pegiat literasi (guru, siswa, dan warga sekolah lainnya) untuk melakukan aktivitas literasinya. Selain itu, fitur tambahan berupa pantau presensi siswa mempermudah orang tua dalam memantau kehadiran putra-putrinya di sekolah," jelasnya.

Mulib menyebut, inovasi Aksi Sipuser adalah gagasan orisinal yang dikembangkan dari Sipuser sebelumnya. 

Tidak hanya memberikan solusi agar para pegiat literasi bisa melanjutkan kegiatan literasinya, sistem aplikasi ini juga memberikan bentuk baru dari perpustakaan yang selama ini menjadi sarana aktivitas literasi secara klasikal dan pemantauan kehadiran siswa secara real time.

"Jika selama ini aktivitas membaca buku hanya bisa dilakukan di ruang perpustakaan dengan buku-buku yang hadir secara fisik, dengan adanya Aksi Sipuser kegiatan literasi bisa dilakukan kapan dan di mana saja," tegasnya.

Di sisi lain, lanjut Mulib, bagi para pegiat literasi yang ingin meminjam buku akan dimudahkan dengan layanan peminjaman online. 

"Aplikasi ini memberikan data terkait waktu kedatangan dan kepulangan siswa dari lingkungan sekolah, sehingga orang tua lebih mudah dalam memantau kehadiran putra-putrinya di sekolah," cetusnya. 

Ia menambahkan, inovasi baru ini telah memberikan dampak yang luar biasa dalam meningkatkan aktivitas literasi di sekolah. Aktivitas literasi siswa (membaca) meningkat secara drastis. Dari yang sebelumnya tidak ada aktivitas literasi di perpustakaan sekolah, kini setelah adanya Sipuser aktivitas literasi menjadi meningkat. 

"Kasus siswa yang tidak hadir di sekolah tanpa sepengetahuan orang tua terselesaikan dengan turun menjadi nol kasus," pungkasnya. Dwi

 

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Berita Terbaru