SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Sektor wisata di Kabupaten Pasuruan semakin menggeliat. Kunjungan masyarakat ke tempat wisata terus meningkat. Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor ini pun terkerek.
Pemasukan daerah dari sektor wisata yang dikelola Pemkab Pasuruan, terus meningkat. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan Eka Wara Brehaspati mengatakan, sektor wisata di Kabupaten Pasuruan menunjukkan tren positif.
Baca juga: Optimalkan PAD, Pemkab Ponorogo Lelang 31 Kendaraan Dinas dan Barang Inventaris
PAD dari sektor wisata terus naik. Hingga pertengahan Juni 2023, perolehan PAD-nya mencapai Rp 360 juta. Capaian ini telah melampau perolehan PAD sepanjang 2022. Saat itu dalam setahun hanya memperolah Rp 350 juta.
Baca juga: Tumbuh Pesat hingga 32,36 Persen, PAD Jember Tertinggi di Jawa Timur
“Capaian saat ini sudah mampu melampaui target kami, sebesar Rp 350 juta untuk 2023. Ini menunjukkan sektor wisata semakin bergairah,” kata Eka.
Perolehan PAD ini disumbang tiga tempat wisata yang dikelola pemkab. Di antaranya, Pemandian Alam Banyubiru di Kecamatan Winongan; Ranu Grati di Kecamatan Grati; dan Gunung Bromo di Kecamatan Tosari.
Baca juga: Dongkrak Penghasil PAD, Disnakkan Bondowoso Mulai Bidik Lomba Mancing
Menurutnya, perolehan retribusi wisata ini paling banyak didapatkan dari Pemandian Alam Banyubiru. Menyumbang sekitar 50 persen PAD. “Banyubiru memang masih menjadi wahana unggulan untuk menopang pendapatan,” ujarnya. ris
Editor : Moch Ilham