Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Delapan Anggota DPR RI Jadi Pengusul, Termasuk Istri Ipong

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Saksi Salahudin Rasyidi, selaku direktur PUPR saay memberikan keterangan di sidang BSP Sumenep Pengadilan Tipikor Surabaya.
Saksi Salahudin Rasyidi, selaku direktur PUPR saay memberikan keterangan di sidang BSP Sumenep Pengadilan Tipikor Surabaya.

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Persidangan dugaan korupsi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2024 mengungkap bahwa sedikitnya delapan anggota DPR RI tercatat sebagai pengusul calon penerima bantuan. Salah satu nama yang disebut di persidangan adalah Sri Wahyuni, anggota Komisi V DPR RI periode 2019–2024 dari Fraksi Partai NasDem.

Fakta tersebut disampaikan Ir. M. Salahudin Rasyidi, MT, yang pada 2024 menjabat sebagai Direktur Rumah Swadaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), saat memberikan kesaksian dalam sidang terdakwa Ari Her Sofiawanudin, tenaga ahli Sri Wahyuni, di Pengadilan Tipikor Surabaya, kemarin.

Di hadapan majelis hakim, Salahudin menjelaskan bahwa usulan calon penerima BSPS dapat berasal dari berbagai pihak, termasuk anggota DPR RI. Namun, seluruh usulan tetap harus melalui proses administrasi, verifikasi, dan validasi sebelum ditetapkan sebagai penerima bantuan.

"Setelah menerima usulan, kami bertugas memproses secara administrasi usulan dari berbagai pihak yang masuk ke Kementerian PUPR," kata Salahudin di persidangan.

Menurut dia, usulan yang ditujukan kepada Menteri PUPR melalui Direktorat Jenderal kemudian diperiksa berdasarkan identitas calon penerima, mulai dari nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), hingga alamat rumah yang diusulkan.

Verifikasi tersebut, kata Salahudin, dilakukan untuk memastikan calon penerima benar-benar memiliki rumah tidak layak huni, belum pernah menerima bantuan serupa dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, serta memenuhi seluruh persyaratan program.

"Untuk memastikan penerima bantuan ada, rumah yang akan diperbaiki ada, dan memastikan nama yang diusulkan belum pernah menerima bantuan sebelumnya," ujarnya. Ia menambahkan, pengecualian hanya diberikan kepada penerima yang rumahnya rusak akibat bencana alam.

Setelah proses administrasi selesai, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) melakukan verifikasi lapangan melalui tim verifikator. Hasil verifikasi tersebut kemudian disampaikan kembali kepada Direktorat Jenderal sebagai dasar penetapan penerima bantuan.

"Dalam melakukan verifikasi, balai membentuk tim verifikator. Hasil verifikasi itu kemudian dikirimkan ke Direktorat Jenderal," ujar Salahudin.

Dalam keterangannya, Salahudin juga mengungkapkan bahwa untuk pelaksanaan BSPS di Kabupaten Sumenep pada 2024 terdapat delapan anggota DPR RI yang mengusulkan calon penerima bantuan. Untuk Kabupaten Sumenep sendiri, BSPS tahun 2024 ada delapan anggota DPR RI sebagai pengusul," katanya.

Salah satu nama yang disebut adalah Sri Wahyuni. Namun, kesaksian Salahudin tidak menguraikan lebih lanjut jumlah usulan yang berasal dari masing-masing anggota DPR maupun keterlibatan mereka dalam pelaksanaan program.

Sri Wahyuni, atau sering disapa Bu Ipong, adalah istri dari mantan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni dan seorang politikus Indonesia dari Partai NasDem. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024 dari Fraksi NasDem. Salahudin juga menegaskan tidak mengenal terdakwa Ari Her Sofiawanudin dan tidak pernah berhubungan langsung dengannya selama pelaksanaan program BSPS.

Dalam perkara ini, Ari didakwa didakwa menerima "uang komitmen" dari pelaksanaan BSPS Sumenep yang diduga berasal dari pemotongan dana bantuan. Jaksa mendalilkan perbuatan tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp26,87 miliar berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan. by1

Berita Terbaru

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Nama Fu Liwen menjadi salah satu dari 41 warga negara asing (WNA) yang didakwa dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring atau s…

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Tidak hanya menawarkan suasana pedesaan dan panorama pegunungan, kawasan Desa Wisata Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu juga…

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto kembali melaksanakan Profiling ASN melalui Program ProASN sebagai bagian dari tahapan penerapan ma…

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu,…

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui penangkaran di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Abadi Desa Rawan Kecamatan Krejengan, Dinas Pertanian (Diperta)…

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…