Cegah Pungli, Bupati Lamongan Serahkan SK ke 975 PPPK Guru

surabayapagi.com
Bupati Lamongan saat memberikan SK kepada guru. SP/IST

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyerahkan SK secara langsung dan terbuka kepada 975 Guru  Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2022 di halaman Pemkab Lamongan Senin (17/7/2023), sebagai upaya untuk mencegah adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Anda hari ini menjadi bagian dari ASN, menjadi bagian dari pemerintah daerah, menjadi bagian dari visi misi pemda, menjadi bagian dari birokrasi. Untuk itu, mari kita satukan langkah dalam satu visi untuk menjadikan Lamongan berjaya dan berkeadilan," ajak bupati dalam sambutannya

Baca juga: Waduk Karangnongko Jadi Solusi Jangka Panjang Banjir Bengawan Jero di Lamongan

 

Baca juga: Program Edufarm Mantup Jadi Pusat Edukasi Peternakan Terpadu Lamongan

Atmosfer bahagia tercermin dari para Guru PPPK yang dilantik, begitu juga dengan Bambang Supeno (52) Guru BK asal SMPN 1 Sukodadi. Setelah mengabdi selama 18 tahun sebagai honorer di sebuah sekolah swasta, mendengar syarat maksimal umur pendaftaran PPPK (maksimal 60 tahun) ia mengaku bersemangat untuk mendaftarkan diri. Berkat usaha dan kerja kerasnya ia akhirnya dapat menerima SK sebagai anggota ASN Lamongan pada hari ini.

“Alhamdulillah ini merupakan karunia yang Allah berikan kepada saya dan saya bersyukur sekali. Prosesnya kalau menurut saya lumayan rumit, tapi saya lakukan secara sabar karena memang ini adalah sebuah cita-cita. Walaupun rumit saya tetap menghadapi kesulitan-kesulitan itu dan Alhamdulillah sampai sukses sekarang ini,” ucapnya.

Baca juga: Aksi Nyata Terus Dilakukan, PWI Lamongan Gelar Baksos di Wilayah Perbatasan

Dilaporkan Kepala BKPSDM Lamongan Shodikin, bahwa formasi PPPK Jabatan Fungsional Guru tahun 2022 ini berjumlah 975 orang, dengan rincian 118 orang Guru Agama Islam, 39 Guru BK, 770 Guru Kelas, 29 Guru Penjaskes, dan 19 orang Guru TIK. jir

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru