Mabuk dan Tabrak Tiang PJU di Bambu Runcing Surabaya, Pengendara Mobil Diamuk Warga

surabayapagi.com
Kondisi mobil Toyota Fortuner L 1339 XO milik pengendara yang mabuk, hancur dan ringsek menabrak tiang PJU di Bambu Runcing Surabaya. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polrestabes Surabaya baru saja mengamankan pengendara dengan mobil Toyota Fortuner L 1339 XO yang tengah mabuk dan menabrak tiang PJU (Penerangan Jalan Umum) di Bambu Runcing Surabaya pada Sabtu (22/07/2023) dini hari, sekitar pukul 02.20 WIB.

Selain menabrak tiang PJU (Penerangan Jalan Umum) di Bambu Runcing Surabaya, pengendara mabuk tersebut sebelumnya juga menabrak Daihatsu Agya D 1436 AHQ di Jl Gubernur Suryo depan Taman Apsari.

Baca juga: Bus Terguling Tewaskan 16 Orang, Kapolda Turun ke Lapangan

Diketahui, pengendara mabuk itu bernama Tang Nocholas Cristian (20) warga Perumahan Wisata Bukit Mas, Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya. Ia pun sempat menerima amukan dari para pengendara jalanan lantaran aksi mabuknya hingga menabrak jalan dan pengendara lainnya.

Kronologi Kejadian, Sebelum Diamuk Warga Setempat

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazzlurahman mengatakan, sang pengendara mabuk, Christian panik karena sudah menabrak mobil Agya di Taman Apsari. Ia lantas memacu laju mobilnya untuk kabur ke arah Jalan Panglima Sudirman. Saat di bundaran Bambu Runcing, Christian tidak bisa mengendalikan mobilnya dan menabrak tiang PJU.

Baca juga: Potensi Besar Dongkrak PAD, Pengelolaan Wisata Kebun Raya Mangrove Masih Setengah Hati

“Untuk PJU-nya roboh dan mobil Agyanya rusak di bagian belakang,” ujar Arif, Minggu (23/07/2023).

Akibat insiden tersebut, kini Christian sudah diamankan ke Polrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan. Sementara mobil miliknya diderek oleh tim DPKP Kota Surabaya dan dibawa ke Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya. 

Beruntung dalam insiden itu tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini. “Tidak ada korban jiwa, namun untuk pengendara masih kami periksa,” imbuh Arif.

Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan Rehabilitasi SMANOR Sidoarjo, Perkuat Pembinaan Atlet Jatim

Selain itu, Arief mengimbau agar para masyarakat Surabaya tidak berkendara dalam kondisi mabuk. Lantaran, dapat membahayakan pengendara lainnya. Pihaknya pun telah melakukan sosialisasi kepada pengusaha hiburan malam agar bisa menyeleksi pengunjung yang pulang dalam mabuk. 

“Mari kita jaga bersama agar angka kecelakaan lalu lintas di Surabaya bisa ditekan,” pungkas Arif. dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru