SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Musim kemarau panjang saat ini membuat sejumlah sungai di Kota Kediri alami pendangkalan. Tak terkecuali aliran Sungai Kresek yang berada di dekat Rusunawa Kota Kediri.
Menyikapi hal ini Dinas PUPR Kota Kediri melakukan langkah normalisasi sungai, Selasa (12/9/2023). Normalisasi sungai menjadi salah satu langkah untuk penanggulangan banjir yang disebabkan adanya pendangkalan sungai.
Baca juga: Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan
Kabid SDA Dinas PUPR Kota Kediri Meri mengatakan, tindakan normalisasi sangat efisien untuk mengangkat pendangkalan sungai. Tambah dia dengan normalisasi baik menggunakan alat berat atau manual, sungai akan kembali lebar dan memiliki daya tampung air yang kembali ideal.
“Tujuan normalisasi ini memang agar fungsi sungai bisa kembali ideal. Sehingga daya tampung air kembali bagus,” ujarnya.
Baca juga: Embung dan Kanal Mengering, Musim Kemarau Susutkan 27 Sumber Air di Magetan
Lanjut Meri, pihaknya melakukan normalisasi secara manual sepanjang 474 meter pada aliran Sungai Kresek yang berdekatan dengan Rusunawa Kota Kediri. Sungai ini didapati mengalami penumpukan sendimen yang tinggi dan banyak ditumbuhi rumput.
“Aliran sungai disini bermuara pada Sungai Kresek. Sendimen disini sudah sangat banyak karena ditumbuhi rumput liar dan pendangkalan. Jika tidak dilakukan normalisasi maka dikhawatirkan pada musim penghujan ke depan akan banjir,” tandasnya.
Baca juga: Sumur Warga Mengering, 25 Desa di Trenggalek Alami Krisis Air Bersih
Diketahui Sungai Dandangan yang bermuara pada kali Kresek ini adalah sungai yang menampung air dari beberapa saluran di sekitar pasar Ngaglik dan saluran yang ada di kelurahan Balowerti. Can
Editor : Moch Ilham