KPK Lakukan Penggeledahan Selama Enam Jam

Tepat Pukul 20.39 WIB, Penyidik KPK Baru Keluar Dari Rumah Dinas Bupati

surabayapagi.com
Mobil yang ditumpangi KPK saat keluar dari rumah dinas bupati. FOTO:SP/MUHAJIRIN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Rombongan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan penggeledahan dugaan korupsi pada pembangunan kantor Pemkab Lamongan di rumah dinas dan kantor bupati tepat pukul 20.39 WIB, atau 6 jam sejak pukul 14.30 WIB.

Seperti pada saat melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Perkim setempat, rombongan KPK terlihat keluar dari rumah dinas yang berada di belakang kantor Pendopo Lokatantra Lamongan, dengan mengendari 4 mobil Inova Reborn.

Saat empat mobil Inova Reborn berpelat N 1053 ABG, L 1548 BAS, W 1265 ZY, dan W 481 ALV keluar berbarengan itu, dua mobil diantaranya keluar menuju ke kiri atau Jalan Lamongrejo menuju jalan nasional, dan dua lainnya menuju ke kanan arah ke Jalan Sunan Drajat.

 

Petugas Satpol PP saat berjaga -jaga di sekitar area rumah dinas bupati.

Saat keluar dari rumah dinas tersebut, tim penyidik KPK tanpa memberikan keterangan apapun hasil dari penggeledahan yang dilakukannya.

"Iya memang benar ada KPK disini (kantor bupati red)," kata salah satu petugas Satpol PP yang namanya enggan kalau identitasnya disebutkan saat standby sejak adanya penggeledahan di rumah dinas bupati.

Informasi yang didapat tim penyidik KPK sebelum melakukan penggeledahan di rumah dinas dan kantor bupati, KPK juga melakukan penggeledahan di rumah salah satu Kontraktor berinisial AB di Jalan Sunan Kali Jaga Kelurahan Sukorejo dilanjut ke Dinas Perkim, rumah Eks Kepala Dinas Perkim M Wahyudi di Perum Jetis Indah.

Sebelumnya awak media saat menunggu keluarnya tim penyidik KPK. FOTO:SP/MUHAJIRIN 

Beredar kabar penggeledahan di sejumlah kantor dan rumah dinas bupati Lamongan ini kuat kaitannya dengan dugaan korupsi pembangunan gedung milik Pemkab Lamongan yang menelan anggaran sebesar Rp 151 miliar tersebut dibangun sejak 2017 lalu.

Namun ada kabar dan spekulasi terus bermunculan dan mengejutkan di masyarakat Lamongan, penggeledahan di rumah dan kantor bupati ini selain terkait dugaan korupsi pembangunan kantor Pemda, juga diduga ada kaitannya dengan dugaan gratifikasi karena bupati baru saja ngunduh mantu dan di rayakan dengan megah di GOR Lamongan dan salah satu hotel ternama di Surabaya.

Rombongan mobil KPK saat keluar dari rumah dinas bupati Lamongan.

Yunan Achmadi Kepala Dinas Perkim Lamongan sejak kantornya digeledah KPK masih belum bisa dikonfirmasi, handphone yang bersangkutan tidak aktif. Beberapa wartawan ini juga mengkonfirmasi berbagai pihak di lingkungan Pemda semua pada menutup diri.

Ali Fikri Jubir KPK bidang Penindakan Korupsi saat dikonfirmasi surabayapagi.com masih belum berhasil, handphone yang bersangkutan aktif namun tidak saat dikontak tidak diangkat. Pihak surabayapagi.com juga mengirim pesan via WhatsApp untuk mengkonfirmasi kegiatan penggeledahan di rumah dinas bupati dan kantor Perkim.jir

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru