Pelatihan Eco Enzim Dorong Warga Purwotengah Kelola Sampah dari Rumah

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota saat membuka pelatihan pembuatan eco enzim bagi anggota TP PKK Kelurahan Purwotengah, pada Selasa (28/4). SP/ DWI
Walikota saat membuka pelatihan pembuatan eco enzim bagi anggota TP PKK Kelurahan Purwotengah, pada Selasa (28/4). SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Upaya pengurangan sampah dari sumbernya terus digencarkan Pemerintah Kota Mojokerto. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan eco enzim bagi anggota TP PKK Kelurahan Purwotengah, pada Selasa (28/4). Kegiatan ini sekalaigus sebagai langkah konkret pengelolaan sampah rumah tangga.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari hulu, yakni rumah tangga. Hal ini sejalan dengan amanah berbagai regulasi, mulai dari undang-undang, peraturan presiden, hingga peraturan menteri.

“Pengurangan sampah minimal 30 persen harus dilakukan dari sumbernya, sedangkan 70 persen sisanya ditangani. Ini amanah peraturan presiden yang harus kita laksanakan bersama,” tegasnya.

Sosok yang akrab disapa Ning Ita ini  juga menjelaskan potensi sampah organik yang bisa dikelola untuk menjadi ecoenzim. “Setiap hari Kota Mojokerto itu menghasilkan 36 ton sampah organik. Inilah yang menjadi potensi untuk bisa dikelola menjadi eco enzim,” terangnya.

Pada kesempatan ini, Ning Ita kembali  menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, dengan memisahkan sampah organik dan anorganik. Menurutnya, kewajiban memilah sampah telah diatur dalam undang-undang sejak 2008, namun implementasinya masih perlu diperkuat melalui kesadaran dan kedisiplinan masyarakat.

Melalui pelatihan ini, Ning Ita berharap anggota TP PKK tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan pembuatan eco enzim secara berkelanjutan. Sehingga dapat menjadi contoh (uswah hasanah) bagi masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga.

“Karena PKK ini adalah sebuah organisasi yang tugasnya adalah mendukung menyukseskan program pemerintah, maka di sini panjenengan saya minta kesadarannya untuk bisa menjadi contoh bagi masyarakat yang lainnya. Terkait dengan gerakan untuk mau mengelola sampah organik menjadi menjadi Ecoenzim. Jadi biar pelatihannya tidak sia-sia, dan PKK ini bisa jadi uswah hasanah, contoh kepada Masyarakat,” pungkasnya. dwi

Berita Terbaru

Prabowo, Jadikan Danantara Eksportir Tunggal

Prabowo, Jadikan Danantara Eksportir Tunggal

Kamis, 21 Mei 2026 00:15 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Nanti seluruh penjualan ekspor komoditas sawit dan batubara wajib dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai eksportir…

Prabowo, Tahu Pejabat Punya Bunker Simpan Harta

Prabowo, Tahu Pejabat Punya Bunker Simpan Harta

Kamis, 21 Mei 2026 00:10 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto mengaku akan mengejar harta para pejabat-pejabat korup yang disembunyikan hingga ke bunker-bunker.Prabowo…

Manajemen MBG Sedang Didandani

Manajemen MBG Sedang Didandani

Kamis, 21 Mei 2026 00:05 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:05 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Presiden Prabowo Subianto disebut sedang memperbaiki manajemen Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya penggunaan anggaran. Upaya tersebut…

Menkeu Ungkap Modus Pengusaha Ekspor Nakal

Menkeu Ungkap Modus Pengusaha Ekspor Nakal

Kamis, 21 Mei 2026 00:04 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap potensi keuntungan besar yang bisa didapat negara lewat pembentukan badan tersebut. Lembaga…

Prabowo, Keluhkan Anggaran

Prabowo, Keluhkan Anggaran

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Prabowo dalam rapat paripurna di DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026), menyoroti praktik berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal…

Aktivis KontraS Andrie Yunus, Masih Bed rest Tandur Kulit

Aktivis KontraS Andrie Yunus, Masih Bed rest Tandur Kulit

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI .COM: Oditur militer menghadirkan dokter spesialis bedah plastik Parintosa Atmodiwirjo dan dokter spesialis mata Faraby Martha sebagai ahli kasus…