SURABAYAPAGI.com, Gresik - Polres Gresik baru saja mengevakuasi pengendara motor asal Kecamatan Benjeng, Gresik yang tewas di tempat usai kecelakaan maut lalu lintas yang melibatkan sesama pengendara motor sekitar pukul 07.30 WIB, Sabtu (23/09/2023).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Iptu Tita Puspita Agustina melaporkan, korban kecelakaan tersebut menewaskan Arif Maulana (25) di Jalan Raya Menganti Gresik. Dalam laka tersebut, korban Arif yang mengendarai motor Honda GL W 3791 MK.
Baca juga: Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026
Kronologi terjadi ketika Arif berjalan dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang. bersamaan dengan itu, muncul pengendara motor Dimas Fajar Amirulloh (28) yang mengendarai motor Honda Vario W 3056 KJ warga asal Ngimbang, Lamongan.
Kedua pengendara motor itu saling bertabrakan. Sehingga, korban Arif Maulana meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara Honda GL langsung menabrak sepeda motor Honda Vario nopol W 3056 KJ, yang dikendarai Dimas Fajar Amirulloh (28) asal Kecamatan Ngimbang, Lamongan yang saat itu berjalan searah di depannya,” ungkapnya.
Baca juga: Demokrat Gresik Kecam Pencatutan Nama AHY dalam Isu Program MBG, Siap Dukung Langkah Hukum
Sementara dari informasi kepolisian, penyebab kecelakaan maut, korban pengendara motor Honda GL lalai, dan tidak memperhatikan arah depan dengan jelas. “Saling bertabrakan sesama pengendara motor. Salah satunya ada yang meninggal dunia,” imbuhnya.
“Jasad korban sudah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dimintakan Ver jenazah,” jelasnya, Minggu (24/09/2023).
Baca juga: Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan
Perwira pertama Polri itu juga menghimbau kepada pengendara roda tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Ini karena saat ini sebagian besar korban laka didominasi pengendara motor.
“Tetap waspada saat berkendara di jalan raya. Saat hendak menyalip bila kurang bebas di depannya jangan memaksakan diri resikonya sangat berbahaya,” pungkasnya. grs-01/dsy
Editor : Desy Ayu