SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Gubernur Jatim melantik Andriyanto, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur sebagai Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan.
Pelantikan tersebut digelar di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (24/09/2023) bertepatan dengan hari terakhir kepemimpinan Bupati Irsyad Yusuf.
Baca juga: Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas
Dari pantauan di lapangan, pelantikan berlangsung sangat khidmat. Bupati Irsyad juga terlihat menyaksikan jalannya pelantikan Pj Bupati Pasuruan. Ia datang dengan memakai setelan jas berwarna biru, dan dipadukan dengan kemeja putih dan dasi merah.
Setelah pelantikan selesai, Gubernur Khofifah memasangkan lencana kepada Pj Bupati Pasuruan.
Dalam sambutannya, Gubernur mendoakan kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik sebagai Pj Bupati agar mendapatkan kemudahan dan kelancaran serta kesuksesan dari Allah SWT.
"Tentu harapan kita semua bahwa bapak ibu yang baru saja dilantik sebagai Pj akan mendapatkan kemudahan, kelancaran dan kesuksesan dari Allah SWT, Al Fatihah," ucapnya.
Baca juga: Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset
Setelah dilantik, para PJ Bupati diminta untuk dapat melakukan koordinasi intensif dengan seluruh jajaran dan pimpinan DPRD.
"Karena memang sesuai dengan siklusnya, hari ini dimana para Kepala Daerah dan DPRD sedang menggodok dan menyelesaikan P-APBD," kata Gubernur.
Tak selesai sampai disitu, Khofifah juga menyampaikan pesan kepada Pj Bupati Pasuruan agar dapat menarik investor sebanyak-banyaknya.
Baca juga: Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang
"Pesan ketiga dari Bapak Presiden adalah melanjutkan pembangunan infrastruktur. Oleh karena nya, saya yakin arahan dari Pak Presiden bisa dilaksanakan oleh PJ Bupati dengan cepat, " tandasnya.
Sementara itu, usai dilantik, Pj Bupati Pasuruan menerima memori jabatan dari Bupati Irsyad Yusuf.
Setelah itu, Pj Bupati bergerak menuju Pendopo Pasuruan dan Graha Maslahat untuk menggunakan tempat tersebut sebagai fasilitas negara. ris
Editor : Moch Ilham