Bupati Sampang Peduli Nasib Petani yang Nestapa

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Sampang- Melihat kondisi di wilayah Kabupaten Sampang para petani mengalami gagal panen, H. Slamet Junaidi selaku  Bupati Sampang peduli nasib petani yang nestapa dan langsung  mendistribusikan beras cadangan pangan kepada petani.

Beras cadangan tersebut, diperuntukan bagi para petani yang mengalami gagal panen dan daerah terdampak akibat banjir pada bulan januari 2023, secara simbol dilakukan di Pendopo Trunojoyo, Senin (25/9/2023).

Baca juga: Musim Tanam 2026, Pemkab Sampang Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi Dorong Produktivitas Pangan

Pada kesempatan itu, H. Slamet Junaidi menjelaskan bahwa pengembangan pangan daerah merupakan suatu upaya strategis untuk mendukung penyediaan cadangan pangan di daerah dalam menghadapi kekurangan ketersediaan pangan, keadaan darurat dan pasca bencana serta melindungi petani produsen pangan dari gejolak penurunan harga pada waktu panen.

"Ketika banjir terjadi pada januari 2023, gagal panen dan daerah terdampak akibat banjir sebanyak 11,6 ton. Oleh karenanya, beras cadangan pangan didistribusikan kepada 1.160 kepala keluarga (KK) yang meliputi 1 kelurahan dan 8 desa di Kecamatan Sampang. setiap KK mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kg,"ungkapnya.

Baca juga: Jaga Harmoni Alam, Masyarakat Adat di Pacitan Gelar Ritual "Thetek Melek" di Hamparan Sawah

Menurut, Bupati H.Slamet Junaidi cadangan pangan pemerintah daerah menjadi penting keberadaanya,  mengingat Kabupaten Sampang merupakan daerah yang rawan bencana terutama bencana banjir dan kekeringan. Sehingga inisiatif penyediaan cadangan pangan daerah merupakan langkah nyata dengan tujuan mencegah terjadinya kerawanan pangan.

“Penyerahan bantuan beras ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian pemerintah kabupaten Sampang kepada masyarakat dengan tujuan mengurangi beban pengeluaran bagi penerima bantuan,” katanya.

Baca juga: Petani Sekarang Dikawal Menteri

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang Tri Jayadi menjelaskan bahwa pendistribusian dilakukan dalam rangka mewujudkan pemenuhan cadangan pangan daerah.

"Dalam menghadapi keadaan darurat dan pasca bencana serta gagal panen," ujarnya. gan

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru