Musim Tanam 2026, Pemkab Sampang Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi Dorong Produktivitas Pangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani menebar pupuk ke tanaman budidaya padinya. SP/ SMP
Ilustrasi. Petani menebar pupuk ke tanaman budidaya padinya. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Memasuki musim tanam 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, menambah kuota pupuk bersubsidi oleh pemerintah pusat berdasarkan usulan yang disampaikan Pemkab Sampang pada akhir 2025, sebagai upaya untuk meningkatkan hasil produksi pangan petani dan mendukung program swasembada pangan pemerintah.

"Pada usulan itu, kami menyampaikan bahwa jatah beli pupuk bersubsidi harus ditambah, karena program yang dijalankan Pemkab Sampang untuk meningkatkan hasil produksi pertanian adalah menambah volume tanam," jelas Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Kabupaten Sampang Nurdin, Selasa (03/02/2026).

Selain itu, Pemkab Sampang juga bekerja sama dengan Polri dan TNI memanfaatkan lahan tidur yang ada di wilayah itu untuk meningkatkan produksi pangan. Namun, terdapat kenaikan pupuk bersubsidi yang meliputi tiga jenis pupuk, yakni Pupuk Urea, NPK, dan Pupuk Organik. 

"Atas dasar itu, maka kami mengusulkan kepada pemerintah pusat melalui Pemprov Jatim untuk menambah kuota pupuk bersubsidi di Kabupaten Sampang pada musim tanam 2026 ini," katanya.

Sementara itu, untuk kuota Pupuk Urea naik dari 22.956 ton pada musim tanam 2025, menjadi 26.320 ton untuk musim tanam 2026. Dan untuk Pupuk NPK meningkat dari 20.108 ton menjadi 22.047 ton, sementara pupuk organik naik dari 3.339 ton menjadi 5.077 ton.

"Kami sudah menyampaikan kabar baik ini kepada para petani melalui penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten Sampang ini," katanya.

Lebih lanjut, Nurdin berharap, dengan peningkatan kuota dan pembenahan data penerima, persoalan kelangkaan pupuk dapat diminimalisasi sehingga produktivitas pertanian di Bumi Bahari bisa meningkat secara berkelanjutan. Pihaknya juga memastikan penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan ketentuan, tepat sasaran dan pembelian sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. sm-01/dsy

Berita Terbaru

Titik Temu Kepentingan Komersial dan Berkelanjutan

Titik Temu Kepentingan Komersial dan Berkelanjutan

Senin, 19 Okt 2026 07:52 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:52 WIB

​SURABAYAPAGI.com - Transisi hijau di Asia Tenggara dapat semakin berkembang ketika pilihan yang lebih ramah lingkungan juga menjadi lebih nyaman, mudah di…

Kilang Plaju Produksi 295.263 Barel Avtur hingga September 2026

Kilang Plaju Produksi 295.263 Barel Avtur hingga September 2026

Senin, 19 Okt 2026 07:47 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju, Sumatera Selatan, mencatat produksi bahan bakar pesawat udara atau avtur sebanyak 295.263 barel…

OJK Soroti Keamanan Siber dan Ketahanan Bisnis untuk Jaga Kepercayaan Digital

OJK Soroti Keamanan Siber dan Ketahanan Bisnis untuk Jaga Kepercayaan Digital

Senin, 19 Okt 2026 07:46 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:46 WIB

SURABAYAPAGI.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya penguatan tata kelola dan keamanan siber untuk menjaga kepercayaan terhadap ekosistem…

Ada 1.324 Pembatalan Penerbangan Akibat Kebakaran Hutan

Ada 1.324 Pembatalan Penerbangan Akibat Kebakaran Hutan

Senin, 19 Okt 2026 07:42 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat 2.458 penerbangan berjadwal domestik terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak 11…

Tingkatkan Kewaspadaan Modus Penipuan di Era Keuangan Digital

Tingkatkan Kewaspadaan Modus Penipuan di Era Keuangan Digital

Senin, 19 Okt 2026 07:41 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:41 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Eko Yunianto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan…

Mediasi Buntu, Dugaan Penganiayaan Kepala MI Dilaporkan ke Subdenpom Lamongan

Mediasi Buntu, Dugaan Penganiayaan Kepala MI Dilaporkan ke Subdenpom Lamongan

Senin, 19 Okt 2026 07:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Dugaan penganiayaan terhadap Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI), KH M. Munir Thowil, dilaporkan ke Subdenpom V/2-3 Lamongan. Laporan i…