SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Bantuan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Pasuruan tahun anggaran 2024 diperkirakan jumlahnya hanya tinggal setengahnya dibanding tahun 2023.
Sinyalemen tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Eko Bagus, Jumat (06/10/23).
Baca juga: Pemkab Pasuruan -DPRD tanda tangani Perda NON APBD
Menurutnya, dipangkasnya anggaran bantuan RTLH itu disebabkan adanya kegiatan pemilihan kepala desa serentak pada bulan Oktober 2023 dan pesta demokrasi pemilihan umum bersamaan dengan pemilihan presiden yang dihelat bulan Februari tahun 2024 mendatang.
Baca juga: Fasilitasi Para Pekerja, Pemkab Pasuruan Buka Posko Pengaduan THR Jelang Hari Raya
Meski begitu, pihaknya memastikan keberlanjutan bantuan pembangunan RTLH tahun depan (2024) dengan anggaran berkisar Rp 7,5 milyar hingga Rp 9 milyar. Pun begitu, hal itu masih akan dibahas bersama legislatif dalam pembahasan R-APBD 2024.
Baca juga: Anggarkan APBD, Pemkab Pasuruan Perbaiki Ratusan RTLH per 2026
"Kami sedang melakukan pembahasan R-APBD Tahun 2024 bersama legislatif, bantuan pembangunan rehab RTLH tahun depan (2024) saya pastikan jalan terus dengan target 500 hingga 600 unit RTLH, dengan anggaran dikisaran Rp 7,5 - Rp 9 milyar. Jumlah RTLH itu separuh dari bantuan yang diluncurkan pada tahun 2023 ini sebanyak 1.130 unit RTLH dengan anggaran sebesar Rp 17 milyar," urainya. ris
Editor : Moch Ilham