Pertamina Berdayakan UMKM Inklusi, Dorong Disabilitas Makin Mandiri

surabayapagi.com
Salah satu produk UMKM Inklusi, di Pertamina SMEXPO 2023. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) tahun ini memiliki program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) “Sobat Istimewa”, yakni program pembinaan inklusi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk komunitas difabel dan berkebutuhan khusus. 

Pembinaan UMKM Inklusi telah telah dilakukan Pertamina sejak lama sebagai upaya mendorong kemandirian masyarakat dan pertumbuhan ekonomi, dimana Pertamina mengajak komunitas dari berbagai latar belakang untuk semakin bangkit, diantaranya komunitas perempuan dan saat ini komunitas difabel dan berkebutuhan khusus. 

Baca juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso  mengatakan, dalam upaya mewujudkan dukungan positif tersebut, Pertamina memberikan ruang bagi UMKM, termasuk binaan inklusi Pertamina 'Sobat Istimewa', untuk menampilkan produk kreatif mereka lewat Pertamina Small Medium Enterprise atau Pertamina SMEXPO 2023.

"Fokus kami dalam pemberdayaan disabilitas adalah pengembangan dalam aspek entrepreneurship, supaya Sobat Istimewa dapat mengembangkan diri dengan bakat dan jenis usaha yang sesuai. Program ini menjadi langkah Pertamina mendorong disabilitas untuk makin percaya diri, berdaya guna, dan mandiri." ungkap Fadjar, Minggu (05/11/2023).

Pada Pertamina SMEXPO 2023, terdapat 6 UMKM inklusi yang yaitu Kresna Patra, Safina Quilt, Merajut Asa Kita, Rumah Jahit Lestari, Mutiara Handycraft, Batik Sasambo. 

Baca juga: Pejabat Bea Cukai Diduga Ikut Runtuhkan UMKM

Salah satu mitra Kresna Patra, Sri Setyaningsih (42) mengungkapkan hingga saat ini pihaknya telah memiliki 400 mitra disabilitas yang turut diberdayakan dalam proses produksinya. 

Kresna Patra merupakan kelompok usaha Difabeulpreuner asal Boyolali yang bergerak pada produksi pakaian berbahan dasar batik. Semenjak bergabung menjadi UMKM binaan Pertamina, Kresna Patra dapat lebih masif lagi memberikan pelatihan dan memberdayakan sejumlah rekan disabilitas. 

Baca juga: Omzet Pengepul Rajungan di Probolinggo Melonjak 100 Persen Jelang Imlek

Menjadi UMKM binaan, usaha Sri juga memperoleh omzet yang lebih tinggi. Bahkan, dalam sebulan pihaknya pernah membukukan omzet kotor mencapai Rp50 juta.

"Kresna Patra juga sudah memberdayakan sekitar 400 rekan disabilitas. Karena produk Kresna Patra dikerjakan dan didesain dari teman-teman disabilitas," tuturnya. jk-02/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru