SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Walt Disney dan Marvel Studios menjadi sasaran boikot BDS (Boikot, Divestasi, Sanksi) terkait pro Israel. Hal tersebut diketahui, lantaran mereka terang-terangan menyumbang puluhan miliar untuk Israel dalam konflik dengan Palestina yang sudah berlangsung sebulan ini.
Walt Disney secara sadar dan nyata mengumumkan membantu Israel dengan jumlah nilai luar biasa. Hal inilah yang bikin dunia geram karena masih ada propaganda yang mendukung Israel dalam pembantaian rakyat Palestina.
Baca juga: Viral Lagi di Medsos!, Menu MBG Lele dan Tahu Mentah Ditolak Mentah-mentah Pihak Sekolah
Tak hanya Walt Disney dan Marvel Studios, namun ternyata CEO Warner Bros Discovery David Zaslav juga mengatakan dalam sebuah memo kepada stafnya pada hari Selasa bahwa dia sangat terkejut dan sedih dengan kejadian mengerikan di Israel, dan menyebut bahwa kejadian tersebut adalah salah satu yang paling mematikan dalam sejarah Yahudi sejak Holocaust.
Oktober lalu, Paramount Global mengeluarkan pernyataan publiknya sendiri di media sosial, mengatakan bahwa mereka mengutuk serangan oleh Hamas ke Israel pada 7 Oktober lalu.
“Kami mendukung rakyat Israel dan komunitas Yahudi global. Kami mendukung semua nyawa tak berdosa yang terkena dampaknya. Kami berdiri bersama anak-anak yang pantas menjadi anak-anak. Kami bersatu melawan semua tindakan teror dan kebencian,” bunyi pernyataan Paramount.
Oktober lalu, Co-CEO Netflix Ted Sarandos dalam konferensi Bloomberg Screentime, Ted Sarandos juga mengungkap secara langsung tragedi tersebut dan menyampaikan simpatinya terhadap mereka yang terkena dampak serangan tersebut.
Baca juga: Terkendala Masalah Teknis, Truk Sampah Keropos di Kota Malang Tetap Beroperasi - Berceceran di Jalan
“Saya selalu diingatkan ketika hal-hal ini terjadi betapa kecilnya dunia ini. Banyak dari kita yang berada di ruangan ini mungkin kehilangan teman dan keluarga [dalam serangan akhir pekan ini],” kata Sarandos.
Di tengah-tengah itu, pemeran Hulk, Mark Rufallo hadir menjadi anti-tesis sementara aktor-aktor dalam payung Marvel tampak diam saja. Aktor yang lekat dengan peran Bruce Banner alias Hulk ini baru saja memprotes pernyataan Benjamin Netanyahu, PM Israel terkait sebutan ribuan warga tewas Palestina sebagai 'collateral damage' untuk menghindari kata pembunuhan.
Mark Rufallo menolak sebutan tersebut secara tegas. "Tidak. Maaf. Mereka bukan 'kerusakan tambahan' (collateral damage). Mereka adalah manusia yang kebetulan lahir di sana dan tinggal di sana dan sebagian besar manusia terjebak di sana," tulis Mark.
Baca juga: Jadi Perhatian Serius Pemkot Malang, Menu MBG Berbelatung Viral di Medsos
"Kasihanilah mereka, mereka adalah warga Palestina, bukan bangunan atau jalan atau benda apapun. Mereka adalah manusia dan begitu pula para sandera yang nyawanya mungkin Anda hancurkan." pintanya tegas, Kamis (16/11/2023).
Mark sudah lama menyuarakan Palestina yang mestinya mendapat hak sama dengan Israel. Bukan kali ini saja Mark menunjukkan keberpihakannya pada rakyat Palestina di saat aktor-aktor Marvel lainnya bungkam.
Tak hanya Mark Rufallo, Angelina Jolie, pemeran Maleficent dan juga sempat memerankan tokoh Marvel, Thena di film Eternals juga berdiri bersama Palestina. jk-04/dsy
Editor : Desy Ayu