Viral Aksi Kekerasan Pada Anak, Pemkot Malang Mulai Antisipasi dan Perketat Pengawasan ‘Daycare’

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pelayanan penitipan dan perawatan anak atau daycare. SP/ MLG
Ilustrasi. Pelayanan penitipan dan perawatan anak atau daycare. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Melihat fenomena kekerasan di penitipan anak baru-baru ini yang viral terjadi di Yogyakarta, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur turut memperketat pengawasan terhadap operasional layanan penitipan dan perawatan anak atau daycare, dengan menginstruksikan jajaran di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk memantau kegiatan yang dijalankan oleh masing-masing tempat penitipan anak.

Sehingga, menindaklanjuti fenomena tersebut, kini Pemkot Malang mewajibkan seluruh hasil pengawasan harian yang dilakukan oleh pemangku kepentingan di kelurahan dan kecamatan dilaporkan kepada jajaran pemkot. "Saya sudah meminta kecamatan dan kelurahan untuk lebih mengawasi terkait kegiatan di daycare," ujar Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di Kota Malang, Rabu (29/04/2026).

Lebih lanjut, beberapa dinas juga diminta turut melakukan pengecekan, mulai dari perizinan, pengawasan aspek kesehatan lingkungan, standar operasional prosedur, hingga mekanisme pola perawatan anak oleh petugas di tempat tersebut. Pasalnya, tak menutup kemungkinan masi ada beberapa tempat layanan penitipan dan perawatan anak yang belum mengantongi izin. 
Namun, saat ini masih akan dilakukan verifikasi kembali oleh pemerintah daerah setempat. Dan bagi tempat penitipan anak yang kedapatan belum mengantongi izin, Pemkot Malang meminta pengelola maupun yayasan agar secepatnya mengajukan proses pengurusan sesuai ketentuan berlaku.

"Karena terkait dengan daycare ini memang ada beberapa tempat yang belum berizin, ada beberapa lokasi di Kota Malang. Kalau sudah memenuhi persyaratan tentu bisa beroperasi. Kalau belum kami suruh berhentikan," ucap Wahyu.
Perlu diketahui, saat ini terdapat 53 dari 103 anak yang dititipkan di daycare itu diduga menjadi korban kekerasan, diskriminasi, dan penelantaran. Total ada 13 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. ml-03/dsy

Berita Terbaru

Mulai Banyak Diminati, 73 Sapi Sudah Terdaftar di Layanan Kurban RPH Surabaya

Mulai Banyak Diminati, 73 Sapi Sudah Terdaftar di Layanan Kurban RPH Surabaya

Rabu, 29 Apr 2026 14:07 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga saat ini, layanan pemotongan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Surabaya mulai diminati menjelang Hari Raya Idul…

Pasca Ojol Kini Sopir Truk di Surabaya Ikut Demo, Rekayasa Arus Lalin Mulai Disiagakan

Pasca Ojol Kini Sopir Truk di Surabaya Ikut Demo, Rekayasa Arus Lalin Mulai Disiagakan

Rabu, 29 Apr 2026 14:01 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pasca demo sejumlah ojek online (ojol) kemarin, kini giliran sopir truk yang menggelar aksi demonya dengan memadati kawasan…

Kota Malang Diguyur Hujan Deras, BPBD Catat 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir

Kota Malang Diguyur Hujan Deras, BPBD Catat 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir

Rabu, 29 Apr 2026 13:47 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dilanda hujan deras mengakibatkan banjir di sejumlah titik di wilayah Kota Malang, Jawa Timur. Pasalnya, cuaca ekstrem berupa hujan…

Gunakan Program Inpres, Pemkab Tulungagung Usulkan Perbaikan Tiga Ruas Jalan Sekitar 60 Kilometer

Gunakan Program Inpres, Pemkab Tulungagung Usulkan Perbaikan Tiga Ruas Jalan Sekitar 60 Kilometer

Rabu, 29 Apr 2026 13:41 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) 2026 dengan total anggaran sekitar Rp91 miliar, Pemerintah Kabupaten…

Pembangunan Fisik Tersendat, Lelang Proyek Sepi Peminat  ‎

Pembangunan Fisik Tersendat, Lelang Proyek Sepi Peminat ‎

Rabu, 29 Apr 2026 13:25 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Sejumlah proyek pembangunan fisik di Kabupaten Madiun tersendat setelah beberapa kali proses lelang gagal akibat minimnya p…

Lumajang Gelar Pelatihan Pemasaran Digitalisasi untuk UMKM Tingkat Desa Bisa Naik Kelas

Lumajang Gelar Pelatihan Pemasaran Digitalisasi untuk UMKM Tingkat Desa Bisa Naik Kelas

Rabu, 29 Apr 2026 13:03 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam upaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro…