Permintaan LPG 3 Kg Naik Lagi, Pertamina Minta Tambahan Kuota Hingga Akhir Tahun

surabayapagi.com
Ilustrasi gas lpg 3 kg. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) melaporkan adanya peningkatan akan kebutuhan LPG dari masyarakat. Adapun penambahan tersebut karena tingginya permintaan yang membuat kebutuhan gas LPG 3 kg kembali naik pada tahun ini. 

Pihaknya lantas melakukan penambahan kuota gas bersubsidi LPG 3 kg sebanyak 190 ribu metrik ton (MT) untuk alokasi tahun 2023 ini. Padahal kuota yang ditetapkan untuk LPG 3 kg subsidi tahun 2023 sebesar 8 juta MT. 

Baca juga: Pejabat Pertamina Digaji Rp 1,81 Miliar/Bulan, Korupsi Rp 285 Triliun

Sementara itu, diketahui, sebenarnya alokasi tersebut lebih besar dari realisasi kebutuhan LPG 3 kg sepanjang 2022 lalu sebanyak 7,8 juta MT

Lebih lanjut, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan menyampaikan, melihat adanya tren peningkatan konsumsi dari masyarakat tahun ini, diproyeksikan kebutuhan total akan mencapai 8,28 juta metrik ton atau diperlukan tambahan 280 ribu MT. 

Namun, pihaknya kemudian melakukan penghitungan ulang bersama Kementerian ESDM dan disepakati penambahan sebanyak 190 ribu MT atau menjadi 8,19 juta MT tahun 2023. 

Baca juga: Mobil Super All-In-One Protection Resmi Diluncurkan, Efisiensi BBM Klaim Naik 20 Persen

Menurutnya, hal itu karena adanya program penyaluran LPG 3 kg tepat sasaran di mana Pertamina telah melakukan pendaftaran konsumen. 

“Kenapa kita mengambil 8,19 juta MT? Karena sejak dilakukan pendaftaran subsidi tepat dan juga perhitungan bersama Kementerian ESDM, memang ada pengurangan daripada kelebihan (kebutuhan) kuota tersebut,” kata Riva, Kamis (23/11/2023).

Sebagai informasi, untuk penyediaan 8,19 juta MT dibutuhkan anggaran subsidi sebesar Rp 72,62 triliun dengan asumsi harga gas CP Aramco bulan November dan Desember 555 MT per ton dengan kurs Rp 15.277 per dolar AS.  

Baca juga: Tinjau Bengkel Rujukan Pertamina, Wagyb Emil Pastikan Penanganan Motor Bermasalah Pasca Isi BBM

Sedangkan, kebutuhan anggaran tersebut masih jauh di bawah alokasi DIPA APBN 2023 untuk subsidi LPG 3 kg yang sebesar Rp 117,85 triliun. 

“Sehingga, masih diperoleh surplus subsidi LPG sebesar Rp 45,23 triliun,” kata dia. jk-03/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru